Temui Menpora Roy Suryo

Klub LPI Minta Tolong

Selasa, 26 Maret 2013 12:02 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Beberapa klub dari Liga Primer meminta menpora sebagai perpanjangan tangan pemerintah menyikapi hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) 17 Maret 2013.

KLB PSSI 2013 memutuskan mulai musim 2014, peserta unifikasi kompetisi berjumlah 22 klub, yaitu 18 dari Liga Super Indonesia dan 4 dari LPI.

Bila hasil KLB PSSI 2013 terwujud pada kompetisi tahun 2014, maka akan banyak klub dari Liga Primer yang akan bubar.

CEO Persebaya Surabaya I Gede Widiade akan memimpin rombongan klub Liga Primer dan divisi utama akan memberi kepercayaan kepada Ketua Umum Persipasi Bekasi Yulianto.

"Minggu ini, belum ada tanggal tetap, kami menghadap Menpora dan meminta keadilan. Kalau mengusung semangat rekonsiliasi harusnya ada pemerataan jumlah peserta kompetisi,” kata CEO Persija Bambang Sutjipto.

Persebaya Menggugat

Selain menghadap menpora, Persebaya akan melakukan gugatan ke Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (BAKI).

Komisaris PT Persebaya Indonesia Saleh Mukadar menyebut gugatan berdasarkan KLB PSSI. KLB PSSI mengundang Persebaya Divisi Utama di PT Liga Indonesia, bukan Persebaya yang bermain di Liga Primer.

"Terus terang saja keputusan kemarin sedikit banyak meresahkan mayoritas masyarakat Surabaya soal Persebaya," kata Saleh Mukadar di Jakarta, kemarin.

Saleh menjelaskan secara hukum Persebaya yang sah adalah Persebaya Liga Primer berdasarkan penyerahan pengelolaan kepada Cholid Goromah dari Wisnu Wardhana (pengelola Persebaya) sejak 2011.

"Per 10 Agustus 2011, Wisnu sudah sepakat. Tapi pada 17 Maret Persebaya yang sah kok Persebaya bikinan La Nyalla (Persebaya Divisi Utama)," jelas Saleh Mukadar.

Gugatan akan beralamat kepada Persebaya Divisi Utama dengan asalan Persebaya 1927 adalah Persebaya yang sah karena mendapat pengakuan dari PSSI dan Konfederasi Sepakbola Asia (AFC).

Soal penyatuan (unifikasi) liga, Saleh menyatakan prinsip unifikasi bukan pemotongan atau pemenggalan peserta kompetisi, tetapi penyatuan kompetisi.