Liga Primer Indonesia

Persija Jakarta Bubar

Selasa, 26 Maret 2013 10:24 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

CEO Persija IPL Bambang Sutjipto menjelaskan alasan utama pembubaran tim berdasarkan hasil unifikasi liga sesuai Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 17 Maret 2013.

KLB PSSI 2013 telah memutuskan mulai musim 2014, peserta unifikasi liga akan berjumlah 22 klub.

Ke-22 klub berasal dari 18 klub Liga Super Indonesia (LSI) dan 4 klub LPI.

"Kami merasa dianaktirikan. Keputusan kami untuk sementara beristirahat hingga waktu yang tidak ditentukan. Menunggu perkembangan situasi yang kondusif," jelas Bambang, Senin (25/03/13) malam.

Bambang Sutijpto berjanji gaji pemainnya dan pelatih dengan cara mengangsur, “Ya itu belum. Tunggu prosesnya. Mungkin diangsur.”

FIFA Akui 3 Hasil KLB

Keputusan Persija merujuk pada unifikasi liga sesuai KLB PSSI 17 Maret 2013 sangat berasalan. Badan Sepakbola Dunia (FIFA) mengakui tiga hasil KLB Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Bob Hippy dan Sihar Sitorus (dua anggota komite eksekutif/exco PSSI) menjelaskan FIFA mengirim surat ke Wakil Ketua Umum PSSI Farid Rahman yang isinya hanya mengakui tiga poin hasil KLB PSSI.

FIFA belum mengakui keputusan lain, seperti pengangkatan empat anggota exco PSSI tambahan.

"FIFA mengakui hasil KLB dengan tiga poin, yakni unifikasi liga, revisi statuta dan menerima empat anggota exco PSSI terhukum. Kalau ada keputusan di luar ini, FIFA belum mengesahkan agenda lain,” kata Bob, kemarin.

KLB PSSI 17 Maret 2013 menghasilkan beberapa poin, salah satunya adalah pengangkatan empat anggota exco PSSI tambahan, yakni La Siya, Djamal Aziz, Hardi Hasan dan Zulfadhli.

Sihar tidak mempermalahkan penambahan anggota exco PSSI, namun,  mekanismenya harus tepat. Sihar mempertanyakan keabsahan penambahan anggota exco.

"Lebih pastinya, kita akan menunggu notulensi hasil KLB. Ada atau tidaknya keputusan tentang penambahan anggota exco PSSI atau agenda kongres biasa,” jelas Sihar.