Real Madrid 3-0 Galatasaray

Gala Gol Los Galacticos

Kamis, 4 April 2013 03:05 WIB
Editor: Rawan Kurniawan
 Copyright:

José Mourinho punya banyak kawan di Galatasaray. Pelatih Real Madrid menyebut Fatih Terim lebih dari kolega, Didier Drogba dan Wesley Sneijder ialah pemain-pemain penting pada masa lalunya.

Mourinho kini membanggakan anak emas dari negaranya, Cristiano Ronaldo. Bahkan sebelum Mou melatih Real, Cristiano telah lebih dulu menjelma andalan yang kerap muncul jadi pahlawan.

Di Santiago Bernabéu, Ronaldo menebas jalan pertama keunggulan Madrid. Menit 9, CR mengejar bola terobosan Mesut Özil dan membuat gol dengan teknik identik Lionel Messi, yakni cungkilan.

Benzema Tambahkan Irama

Gol Cris Ron menguatkan keyakinan Los Galacticos. Bola bergulir lagi selama 20 menit sebelum El Real memperbesar keunggulan setelah Karim Benzema mencetak gol di belakang posisi Ronaldo.

Michael Essien cermat melihat dua rekan lini serang berada di area pertahanan Galatasaray. CR luput menyundul bola Essien tapi Benzema bisa menahan sebentar sebelum membobol gawang.

Tim Terim coba melawan. Sneijder berpadu dengan Hamit Altintop yang pernah semusim main di Real Madrid. Galata juga punya Burak Y?lmaz yang bersaing dengan Ronaldo untuk jadi top scorer dengan 8 gol.

Situasi imbang. Babak kedua berjalan lebih seru. Galatasaray bahkan lebih sering mendapat bola tapi sulit untuk mencapai gawang Diego López yang berperan sebagai starter selama Iker Casillas cedera.

El Pipita Lengkapi Pesta

Mourinho menukar striker. Gonzalo Higuaín menggantikan Benzema. Kurang dari 10 menit main, El Pipita Higuaín menyundul bola tendangan bebas Xabi Alonso menjadi gol ketiga Los Merengues.

Skor membesar 3-0 terlalu sukar bagi Galatasar untuk mengejar. Madrid menjaga keunggulan dan tinggal mencari hasil lebih mudah pada leg 2 bila Los Blancos datang di Istanbul, Turki, pekan depan.