Mendapat Lawan Barcelona

Die Rote Tak Takut

Jumat, 12 April 2013 19:12 WIB
Editor: Yusuf Abdillah
 Copyright:

Musim 2012-2013 ini merupakan masa terakhir Jupp Heynckes sebagai pelatih Bayern München. Posisinya  akan menjadi milik Pep Guardiola, eks pelatih Barcelona.

Henyckes berambisi menutup masa tugasnya secara gemilang. Langkah pertama adalah menyingkirkan klub bekas asuhan Guardiola, Barcelona dari semifinal Liga Champions.

Tugas Heynckes tak mudah dan dia mengakuinya. “Barcelona sudah mendominasi sepakbola Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Saya tahu ini akan menjadi tantangan berat buat kami.”

Tapi bagi Heynckes keempat semifinalis memiliki peluang yang sama. “Semifinal Liga Champions berarti hanya tim terbaik bertahan. Barcelona tim hebat, tapi kami juga hebat,” katanya.

“Kami tak perlui harus takut melawan mereka,” Heynckes menambahkan.

Die Rote akan menjadi tuan rumah pada semifinal leg 1 pada 24 April 2013 WIB. Bermain di kandang pada pertarungan pertama biasanya tak menguntungkan.

Dari 4 semifinalis 2 tim melakoni leg 1 perempatfinal di kandang lawan. Bayern dan Real Madrid yang menjadi tuan rumah leg 1 perempatfinal dan mereka sukses lolos ke semifinal dengan meyakinkan.

Karena itu Heynckes menganggap hasil undian menguntungkan mereka. “Saya sudah katakan sebelum lawan Juventus, saya piker tampil pertama di kandang tak merugikan.”

Bayern terakhir kali melawan Barcelona pada perempatfinal Liga Champions 2008-2009. Bayern tersingkir dengan agregat 1-5. Bayern kalah 0-4 di Camp Nou dan Lionel Messi mencetak 2 gol.

Dalam laga tersebut Messi tampil luar biasa dan membuat pertahanan Bayern kalang kabut. Tapi Heynckes melihat Barcelona tak sekadar Messi.

“Barcelona tak hanya soal Messi. Mereka punya banyak pemain hebat seperti Xavi, Iniesta, Busquets, Fàbregas, dan Villa. Tapi Messi tentu saja pemain terbaik mereka.”