Beberapa pekan lalu, ucapan Roberto Mancini bahwa Manchester United sudah jadi juara mungkin cuma psy-war. Tapi lain pandangan bila Manchester City kesulitan di kandang Tottenham Hotspur.
Pelatih City wajar kecewa. Menantang Tottenham di White Hart Lane, The Citizens membuang kesempatan setelah unggul cepat pada menit 5 melalui gol efektif gelandang Samir Nasri.
Perlahan kemudian, The Citizens seolah menyerahkan laga pada tuan rumah. Setelah bertahan pada babak pertama, kiper Joe Hart menghadapai rentetan bahaya pada bagian kedua pertandingan.
Menit 75, Spurs menyamakan skor lewat kombinasi Gareth Bale dan sodokan Clint Dempsey. Sisa 15 menit membangkitkan tim tuan rumah yang berusaha menang untuk mengamankan posisi 4 besar.
Empat menit sesudah gol Dempsey, Jermain Defoe mengejutkan publik London dengan tembakan keras. Striker tim nasional Inggris membuat gol lagi sejak kembali dari cedera cukup lama.
Spurs membalikkan keadaan, unggul 2-1. Dalam waktu cepat, kepercayaan diri tim binaan pelatih muda André Villas-Boas menghasilkan gol lagi dengan aksi andalan lain yang juga baru sembuh.
Menit 82, Gareth Bale menghukuma permainan buruk Manchester City. Mengejar umpan Tom Huddlestone, Bale mencungkil gol di depan muka Joe Hart. Tottenham Hotspur menang 3-1.
Kemenangan memberi Spurs semangat untuk bersaing di lingkar 4 besar Liga Inggris atau batas zone Liga Champions musim 2013-2014 depan. The Lilywhites kini mengumpulkan 61 poin dari 33 pekan.
Manchester City malah tak menambah jumlah 68 poin. Dengan sisa 5 pertandingan, City akan dapat total 83 angka jika selalu menang untuk berharap mempertahankan gelar juara Premier League.
Tapi pesaing terdekat, tim tetangga Manchester United bakal jadi juara jika menang atas Aston Villa, sehari sesudah laga City kontra Spurs. United akan menggapai 84 poin kalau mengalahkan Villa.