SEA Games 2013

RD: Pelatnas Tak Maksimal

Senin, 22 April 2013 11:58 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Untuk mengatasi keterbatasan waktu, pelatih Rahmad akan menerapkan program sistem buka tutup untuk pelatnas SEA Games 2013 yang berlangsung di Myanmar, Desember 2013.

RD menjelaskan efektivitas sistem buka tutup hanya 10 hari dalam satu bulan. Namun sistem buka tutup harus mendapat persetujuan dari klub selaku pemilik pemain dan penyelenggara kompetisi.

"Saya rasa tidak mungkin pelatnas dalam jangka panjang. Yang memungkinkan adalah sistem pelatnas dengan buka tutup,” kata RD yang masih tercatat sebagai pelatih Arema Indonesia.

“Kalau saya inginnya minimal 10 hari. Tapi kalau dapatnya seminggu juga akan dimaksimalkan. Pokoknya tunggu pemanggilan pemain dahulu.”

Karena saat ini di Indonesia bergulir dua kompetisi, maka RD dan Aji Santoso (asisten RD) akan berbagi tugas. RD memilih pemain dari Liga Super, sedang Aji menyeleksi dari Liga Primer.

RD dan Aji pernah mewacanakan untuk memanggil sekitar 60 pemain untuk pelatnas SEA Games 2013. Pengumuman nama pemain akan berlangsung pada akhir April 2013.

Bila pemain telah berkumpul, pelatnas baru bergulir pada akhir Mei meski tidak intensif. Pelatnas memasuki masa-masa berat sekitar Agustus hingga Desember karena kompetisi sudah berakhir.

Aji bergerak cepat dengan mengajukan 17 pemain dari Liga Primer Indonesia. Jumlah pemain Liga Primer tidak sebanyak dari Liga Super dengan beberapa pertimbangan, antara lain kualitas pemain.

''Saya sudah persiapkan 17 nama dan sudah saya berikan ke RD. Ke-17 pemain dari Liga Primer itu nanti akan dipanggil untuk seleksi,'' jelas Aji, Senin (22/04/13).

Dari ke-17 pemain, Aji memastikan mayoritas yang mendapat pemanggilan adalah pemain yang sempat bermain di Piala AFC U-22 2012.

Piala AFC U-22 2012 melahirkan sejumlah pemain yang terbilang cemerlang, seperti Andik Vermansah, Hendra Bayauw dan Rasyid Assahid Bakrie.