Setelah 3,5 tahun, era Roberto Mancini di Manchester City berakhir. Manchester City menganggap Mancini gagal penuhi target dan memutuskan untuk mendepak Mancio.
Asisten Brian Kidd akan mengambil alih kendali tim untuk 2 laga sisa Premier League.
Kabar pemecatan Mancini bergulir kencang menyusul kegagalan City di Piala FA usai takluk 0-1 dari Wigan Athletic, Sabtu 11 Mei 2013.
"Catatan Roberto sudah menjadi bukti dia mendapatkan cinta dan hormat dari suporter. Dia sudah melakukan janjinya dan memberi trofi serta keberhasilan," ujar bos City, Khaldoon Al Mubarak.
City sejatinya tak punya niat untuk memecat Mancio. Pada Juli 2012 kemarin, City baru saja memperpanjang kontrak Mancini berdurasi 5 tahun.
Mancini, 48 tahun, masuk ke City menggantikan Mark Hughes pada Desember 2009. Bersama Mancini, City berhasil jadi juara Premier League 2011-2012, pertama dalam 44 tahun.
Setahun sebelumnya, Mancini juga antarkan City merebut Piala FA, trofi yang terakhir kali jadi milik The Citizens 35 tahun lalu.
Media Inggris menyebut pelatih Malaga, Manuel Pellegrini, sebagai calon terkuat pengganti Mancini. Tapi Pellegrini yang merupakan mantan pelatih Real Madrid membantah rumor tersebut.
“Saya belum menandatangani kesepakatan dengan siapa pun," tegas Pellegrini.
REKOR MANCINI
Premier League: 133 partai, 82 menang, 27 draw, 24 kalah. Persentase kemenangan: 61,7 persen.
FA Cup: 19 partai, 13 menang, 3 draw, 3 kalah.
Persentase kemenangan: 68 persen
League Cup: 9 partai, 4 menang, 1 draw, 4 kalah.
Persentase kemenangan: 44,4 persen.
Champions League: 12 partai, 3 menang, 4 draw, 5 kalah.
Persentase kemenangan: 25 persen.
Europa League: 16 partai, 10 menang, 3 draw, 3 kalah.
Persentase kemenangan: 62,5 persen.
Community Shield: 2 partai, 1 menang, 1 kalah.
Persentase kemenangan: 50 per cent.
TOTAL
191 partai, 113 menang, 38 draw, 40 kalah.
Persentase kemenangan: 59.2 persen.