Sriwijaya memutus kontrak kerja kelima bekas pemain saat pembayaran gaji masih tertunggak. Jumlah tunggakan bertambah dengan nilai kompensasi dan bonus.
Fakhruddin, salah satu dari lima pemain, melalui Twitter mengatakan cek dari Sriwijaya tidak bisa dicairkan. Padahal manajemen menjanjikan cek tersebut bisa dicairkan pada 16 Mei 2013.
Menanggapi keluhan Fakhruddin cs, manajemen Sriwijaya FC melalui Augie Bunyamin (Direktur Keuangan PT SOM) menegaskan pencairan dana tinggal proses transfer dari sponsor.
“Waktu itu kita kasih cek. Kita janjikan bisa dicairkan 16 Mei. Dengan catatan bisa dicairkan tanggal 16 Mei jika uang sponsor (PT BA dan Evalube) masuk rekening PT SOM sesuai janji sponsor,” kata Augie.
Hingga tanggal 16 Mei, dana dari sponsor belum masuk ke rekening PT SOM. Augie meminta Fakhruddin dan rekan-rekan bisa bersabar.
”Kami harap mereka bersabar karena dananya akan cair. Administrasi sudah selesai dengan sponsor, tinggal transfer. Setelah dana masuk, mereka langsung dikabari dan uangnya bisa dicairkan,” kata Augie.
Selain Fakruddin, Sriwijaya FC memecat Sultan Samma, Taufik Kasrun, Imanuel Padwa dan Aliyuddin pada akhir putaran pertama Liga Super 2013.