Final Liga Champions 2012-2013

Bayern Mau 90 Menit

Jumat, 24 Mei 2013 15:32 WIB
Editor: Yusuf Abdillah
 Copyright:

Bayern München harus menelan pil pahit setelah gagal di final Liga Champions 2011-2012 lalu. Bermain di kandang Bayern kalah di tangan Chelsea lewat drama adu penalti.

Kubu Bayern ingin melupakan cerita buram musim lalu. Tapi adu penalti tetap menjadi salah satu pilihan untuk menentukan juara dan Bayern harus siap menghadapinya.

“Kami ingin memastikan permainan dalam 90 menit. Tapi jika itu terjadi kami siap,” ujar Bastian Schweinsteiger, gelandang andalah Die Rote.

Pada final 2011-2012 lalu Arjen Robben gagal jadi algojo titik putih. Tapi kegagalan itu tak akan membuatnya ragu jika memang harus kembali maju jadi algojo.

"Kami sudah membangun kepercayaan diri besar tahun ini. Kami tahu pasti apa kemampuan kami. Apa yang mesti kami lakukan, harus kami kerjakan," katanya.

Terakhir kali Bayern mengangkat trofi Liga Champions 2000/2001 atau 13 tahun lalu. Saat itu Bayern juara usai kalahkan Valencia lewat adu penalti.

"Saya ingat kami menang lewat adu penalti dan Santiago Canizares, kiper Valencia, terduduk di garis gawang lalu mulai menangis,” kata Oliver Kahn, kiper Bayern saat itu.

“Saya bisa merasakan kesedihannya karena saya mengalami hal serupa pada 1999," kata Kahn lagi.

Bayern memiliki catatan bagus dalam adu penalti di ajang antarklub Eropa. Dari 5 kali adu penalti yang terjadi, Bayern sukses menang 4 kali.

Rekor Adu Penalti di Kompetisi Eropa

Dortmund

3-1 v Rangers, 1999-2000 putaran 3 Piala UEFA.

6-5 v AJ Auxerre, 1992-1993 semifinal Piala UEFA.

Bayern

3-4 v Chelsea, 2011-2012 final Champions League

3-1 v Real Madrid, 2011-2012 semifinal Champions League

5-4 v Valencia, 2000-2001 final Champions League

9-8 v PAOK, 1983-1984 putaran 2 Piala UEFA