Unai Emery pernah membawa Valencia ke Liga Champions. Tapi dia meninggalkan Los Che Valencia untuk menerima tantangan di Spartak Moskva meski tidak berhasil baik hingga pulang ke Spanyol.
Kini Emery memoles Sevilla. Dia memperbaiki Los Nervionenses Sevilla dari area bawah tabel Primera División Liga Spanyol hingga berada di urutan 9 menjelang akhir musim 2012-2013.
Meski tak lolos ke Liga Europa, Emery menjanjikan Sevilla akan bangga bermain hingga partai akhir. “Kami harus mempertahankan martabat dengan gigi dan kuku,” Emery memberi amsal.
Sevilla tak bisa naik lebih tinggi. Tapi untuk laga terakhir, Emery berjanji timnya tetap tampil serius sebagai profesional, termasuk kiper kawakan Andrés Palop yang akan pensiun pada ujung musim.
Setelah kehilangan posisi kiper utama pada pertengahan musim, Palop bersiap mengakhiri kariernya. Dia pun tak cemas dan risau bila gantung sarung tangan dengan melawan klub lamanya, Valencia.
Emosi lebih sulit mengaduk perasaan pemain Valencia. Mereka harus hati-hati memainkan partai terakhir atau terancam gagal kembali ke Liga Champions karena tergelincir di kandang Sevilla.
Valencia kini menempati urutan 4, batas akhir untuk lolos ke Champions. Tapi bila kalah di Sevilla, Los Che bisa kehilangan tiket mahal apabila pesaingnya, Real Sociedad, menang di A Coruña.
Real Sociedad masih mengintip peluang. Jika mengalahkan Deportivo la Coruña, Sociedad tidak hanya mengirim lawan kembali ke Divisi Kedua tapi sekaligus menyalip Valencia di peringkat 4.
Erreala butuh menang untuk meraih 66 poin karena Valencia mengumpulkan 65 angka. Maka partai pamungkas Liga Spanyol menjadi sangat berarti bagi mereka yang berebut tiket ke Champions.
Tapi tak segenting dua tim yang bersaing, Deportivo juga menganggap penting laga terakhir. Depor berkompetisi dengan 3 tim terbawah untuk menghindari degradasi dari Primera ke Segunda Division.
Depor wajib menang agar tak balik ke divisi kedua. Kalau sial, Celta vigo dan Real Zaragoza atau bahkan Real Mallorca bisa melonjak naik dari zone relegasi. Siapa nanti menikmati happy ending?