Rayakan 60 Tahun

Persema Kian Terpuruk

Jumat, 21 Juni 2013 13:31 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

Ironis. Saat usianya menginjak 60 tahun, Kamis (20/06/13), Persema Malan justru makin kritis kondisinya. Setelah krisis finansial yang tak kunjung selesai, Bledek Biru juga terpuruk ke Divisi III.

"Persema sudah berusia 60 tahun, namun justru berbagai permasalahan muncul, mulai dari finansial hingga terancam terdegradasi ke divisi 3 PSSI atau amatir, “ kata Dito Arief, Jumat (21/06/13).

“Sekarang, bagaimana upaya kita untuk menyelamatkannya," sambung Asisten Manajer Persema Malang itu kepada Antaranews.

Dito berharap, Persema mampu bangkit dari keterpurukan. Bangkit mulai dari prestasi, sisi finansial hingga mampu memperjelas status untuk mengarungi kompetisi musim depan.

Persema, lanjut Dito, merupakan salah satu klub dengan sejarah panjang dan banyak memberi kontribusi bagi Indonesia.

Manajemen Bledek Biru berharap, sejarah dan kontribusi besar Persema bisa membuat para petinggi persepakbolaan Tanah Air maupun lokal turut berempati dan peduli dengan nasib Persema.

"Bahkan, tidak harus terkena imbas politik dari dualisme sepakbola nasional yang mengakibatkan Persema dipaksa degradasi ke divisi 3 musim depan," tandas Dito.

Dia berharap, PSSI bisa berpikir dan bersikap lebih bijak terhadap Persema setelah adanya penyatuan liga hasil dari kongres luar biasa (KLB), Maret lalu.

"Penyatuan liga di KLB Jakarta belum lama ini, idealnya telah menghapus segala dendam masa lalu,” kata Dito.

“Dengan demikian, Persema bersama klub sepak bola lainnya, baik yang ada di ISL maupun di IPL dapat terus membangun persepakbolaan di Tanah Air," tegas dia.

Pada hari jadi Persema ke-60, manajemen tak menggelar pesta atau tumpengan sebagai wujud pengingat.

Kondisi tersebut berbeda jauh dengan ketika Persema masih mendapat guyuran dari APBD Kota Malang dan masih berkompetisi di Liga Super Indonesia (LSI).