Perhatian utama tertuju pada Spanyol. Setelah squad senior menciptakan rekor skor atau gol di Piala Konfederasi 2013 kala menghajar Tahiti 10-0, bagaimana dampaknya terhadap tim-tim lebih muda?
Di tingkat senior, Pelatih Spanyol, Vicente del Bosque, kini bisa lebih leluasa memilih taktik. Tim binaan Del Bosque sekarang memiliki kualitas hampir sama antara lapis pertama dan kedua.
Dua pertandingan Grup B Piala Konfederasi 2013 memperlihatkan variasi tim Spanyol. Pelatih Del Bosque mengerahkan tim beda saat melawan Uruguay dengan kemenangan 2-1 pada laga pertama.
Entrenador Spanyol kemudian menurunkan squad lain saat mengajari Tahiti, 10-0. Seluruh lini permainan mengalami perubahan hingga hampir semua pemain sudah dapat giliran tampil.
Kecuali kiper cadangan kedua Víctor Valdés yang belum main, semua awak sudah muncul di Brasil 2013. Hampir tak ada perbedaan karena Spanyol mampu memainkan cara dan filosofi yang sama.
Pola tiki-taka plus permainan sayap berjalan lancar kala La Furia Roja memukul Uruguay. Tim Hantu Merah kian mengerikan ketika tanpa ampun melindas Tahiti, tim amatir dari Samudera Pasifik.
Produktivitas gol Spanyol mengingatkan penonton pada final Piala Eropa 2012. Kecuali Jordi Alba di bangku cadangan, David Silva, Fernando Torres dan Juan Mata melihat gawang Tahiti seperti Italia.
Skor 4-0 di final Euro 2012 pula hampir menginspirasi tim nasional junior. Squad muda Spanyol U-21 meremuk Italia dengan hasil 4-2 untuk mempertahankan mahkota Piala Eropa U-21, Selasa lalu.
Sukses Thiago Alcântara dan kawan-kawan di Euro U-21 menginspirasi pasukan lebih muda. Tim Spanyol U-20 kini bekompetisi di Piala Dunia Junior yang berlangsung di Turki, 21 Juni-13 Juli 2013.
Di Turki, Spanyol bergabung Grup A bersama Prancis dan Ghana. Amerika Serikat merupakan lawan pertama bagi Suso dan rekan, Sabtu dini hari nanti, di Stadion Ali Sami Yen Arena, kota Istanbul.
La Furia Rojita (Hantu Merah Kecil) belum menjadi kampiun lagi sejak 1999. Kini dengan pelatih yang mengantarkan tim U-21 juara Euro, yakni Julen Lopetegui, Spanyol U-20 mengincar gelar lagi.
“Seperti mereka (tim-tim senior), filosofi kami berbasis pada penguasaan bola dan coba menemukan ruang dan menciptakan peluang,” kata Oliver Torres, playmaker squad Spanyol U-20.