Bukukan Total Kebobolan 24 Gol

Kepala Tegak Tim Terkecil

Senin, 24 Juni 2013 11:46 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

Dalam tiga pertandingan Grup A  Piala Konfederasi Brasil 2013, Tahiti total kalah 1-24. Namun, hal itu tak mengurangi Tahiti berterima kasih kepada tuan rumah.

Negara terkecil yang pernah berkompetisi dalam turnamen senior FIFA itu menggelar spanduk “Obrogado Brasil!”, seusai kalah telak 0-8 dari Uruguay, Minggu (23/06/13) atau Senin WIB.

Sembari mengucap selamat tinggal, squad Tahiti membawa spanduk “Terima kasih, Brasil!” itu berkeliling lapangan Stadion Arena Pernambuco, Recife.

Tahiti tetap mempertahankan kebiasaan memberikan kalung kerang kepada setiap penggawa lawan, sebelum kickoff. Tradisi ini berarti penghormatan.

Tak kurang Fernando Torres terpikat dan menyatakan diri sebagai fans Tahiti, seusai mendulang empat dari 10 gol Spanyol ke gawang tim Kepulauan Prancis Polinesia itu.

Publik Brasil mendukung Tahiti dalam setiap laga dan Pelatih Eddy Etaeta pun merasa timnya telah menawan hati setiap pemirsa Negeri Samba.

Dalam laga terakhir Tahiti, kiper Gilbert Meriel mengambil bola sebanyak 4 kali dari Abel Hernandez dan dua lain dari Luis Suarez. Dia juga kebobolan oleh Diego Perez dan Nicolas Lodeiro masing-masing satu kali.

Sama seperti saat melawan Spanyol, Tahiti juga menggagalkan satu penalti. Sepakan Andres Scotti mentah di tangan Gilbert Meriel. Ironisnya, Scotti malah mendapatkan 2 kartu kuning dalam laga itu.

Namun nila setitik itu tak mengurangi rasa terima kasih Tahiti untuk Negara Copacabana dan pulang dengan kepala tegak dengan 3 kekalahan plus 24 gol kebobolan. Obrigado, Brazil!

M?uruuru, Tahiti! Terima kasih karena sudah menghibur penonton dengan banyak gol!