Pelemparan Bus Persib

Umuh Dapat SMS Ancaman

Rabu, 26 Juni 2013 16:36 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Persib tidak hadir di Stadion Gelora Bung Karno (SGBK) Senayan, Jakarta, Sabtu (22/06/13), untuk melawan Persija karena mengalami pelemparan batu dari sekelompok oknum pendukung Persija.

Sebelum bertolak ke Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Umuh mengakui sudah menerima pesan singkat (SMS) bernada mengancam.  

Umuh dan tim Persib memutuskan meninggalkan Hotel Kartika Chandra menuju Senayan karena merasa pertandingan akan aman dan telah mendapat garansi dari panitia pelaksana pertandingan.

Umum juga mempertanyakan keberadaan panitia pelaksana (panpel) yang tidak tanggap dan tidak bertugas sebaimana layaknya.

“Sebelumnya ada SMS yang mengancam, tapi panpel tidak tanggap. Saya tanya beberapa kali, mereka bilang aman,” ungkap Umuh Muchtar.

Umuh memperlihatkan kinerja maksimal pihaknya saat Persija bertandang ke Bandung. Pemain dan ofisialnya mendapat penjagaan yang ketat hingga mendapat fasilitas kendaraan taktis (rantis).

"Waktu Fery Paulus (manajer Persija) dan pemainnya ke Bandung, kita memberikan jaminan dengan rantis," tegas Umuh.

Umuh juga membantah telah memprovokasi bobotoh (suporter Persib) untuk melakukan sweeping kendaraan berpelat B (mobil asal Jakarta) yang berkeliaran di Bandung.

“Mereka (bobotoh) spontan tak ada yang menyuruh dan menggerakkan. Mereka bukan untuk sweeping, tapi untuk menyambut pemain Persib,” urai Manajer Persib.