Semifinal pertama Piala Konfederasi 2013 mengadu dua negara bertetangga, Brasil dan Uruguay. Dua tim nasional memainkan squad utama untuk memenangi big match Derby Amerika Selatan.
Uruguay memperoleh peluang untuk unggul lebih dulu. Menit 14, Diego Forlán mengambil sepak pojok dan mengarahkan bola kepada ke mulut gawang tapi David Luiz menjatuhkan Diego Lugano.
Forlán bertugas melaksanakan eksekusi penalti. Dengan senyum, dia memainkan psy war terhadap mantan rekan di Internazionale Milano, kiper Julio Cesar, tapi kemudian tendangannya gagal.
Keberhasilan Julio Cesar menepis penalti Forlán menyemangati Tim Samba untuk menekan Uruguay. Tapi tekanan Brasil hanya berhasil saat babak pertama hampir selesai berupa gol Fred, menit 41.
Serbuan Neymar terhadang oleh tangan kiper Uruguay, Fernando Muslera. Tapi bola berbelok liar ke arah Fred yang lantas menerjang dan menghasilkan keunggulan 1-0 bagi tim tuan rumah kejuaraan.
Pada awal babak kedua, Uruguay memperoleh gol balasan. Serangan Luis Suárez cs menciptakan kemelut di mulut gawang Brasil hingga Edinson Cavani mencuri bola dan menyamakan kedudukan.
Gol pertama Cavani di Piala Konfederasi 2013 memperseru pertandingan. Dua negara pemenang Piala Dunia pada tahun beda saling serang tapi keberuntungan kemudian berpihak pada Brasil.
Mendekati menit akhir, 86, Neymar mengerjakan tendangan sudut. Bola melambung dan menemui kepala gelandang Paulinho yang lantas menanduk untuk menjadi gol kemenangan Brasil, 2-1.
Sisa waktu tak cukup bagi Uruguay untuk mengejar lagi. Apalagi Brasil memperketat pertahanan dengan mengganti Neymar dengan bek Dante untuk menjaga tiket final yang mereka sudah raih.