MU Tinggalkan Turkish Airlines

Iblis Terbang Pakai Aeroflot

Selasa, 9 Juli 2013 10:35 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Keputusan Manchester United bersepakat dengan Aeroflot sekaligus memutus ikatan sponsorship dengan Turkish Airlines, maskapai penerbangan asal Turki.

Penandatanganan kontrak bersama Aeroflot menjadi tonggak pertama jalinan kerja sama Setan Merah Manchester United dengan sebuah perusahaan asal Rusia.

Setan Merah sangat beralasan menjadikan Aeroflot sebagai salah satu mitra kerja karena hingga saat ini setidaknya tersebar 18 juta pendukung Manchester United di Rusia.

Dalam klausul kontrak, Aeroflot akan menjadi operator utama United dan menyediakan sarana wisata strategis bagi tim dan ofisial.

Ketua eksekutif Aeroflot Vitaly Saveliev, direktur pelaksana grup MU Richard Arnold, pelatih David Moyes dan beberapa pemain terlihat dalam momen pembubuhan tanda tangan kerja sama.

"Manchester United dan Aeroflot berbagi beberapa nilai utama. Kami gembira menyambut perusahaan berkualitas seperti ini sebagai sponsor," kata direktur manajer MU Richard Arnold.

Taktik MU menggaet Aeroflot untuk menambah jumlah pendukungnya di Rusia sejalan dengan rencana Aeroflot untuk melebarkan sayap sebagai penerbangan dunia.

Apalagi Aeroflot berniat menjadi maskapai penerbangan utama saat Piala Dunia 2018 yang berlangsung di Rusia. Aeroflot juga menyasar sekitar 659 juta fans MU di dunia.

Sebelum Manchester United, Aeroflot tercatat masih menjadi sponsor CSKA Moscow (klub Rusia) dann Brooklyn Nets (klub basket Amerika Serikat).