Kelemahan Indonesia Dream Team saat keok 0-7 dari Arsenal, Minggu (14/07/13), jadi pusat perhatian Pelatih Jacksen F Tiago. Dia pun mengajak semua pemain bersama berbenah.
"Besok semua pemain akan masuk class-room. Mereka akan melihat cuplikan pertandingan lawan Arsenal dan mencari titik kelemahannya," kata Jacksen seusai latihan tim, Selasa (16/07/13).
Kelemahan tim itu merupakan titik tolak Jacksen meramu strategi saat menghadapi Liverpool di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (20/07/13).
"Setelah kelemahan didapatkan selanjutnya diperbaiki pada latihan berikutnya. Itu sangat penting dilakukan secepatanya," tambah Jacksen.
Ketika takluk dari The Gunners, Indonesia kalah kualitas permainan di lapangan tengah dan lini pertahanan. Jacksen pun telah membongkar tim untuk mengatasi problem itu.
Untuk sektor belakang, pria yang juga menukangi Persipura Jayapura itu mengundang andalan Persepam Madura United, Fachruddin.
Untuk memperkuat lini tengah, Jacksen F Tiago memanggil Ahmad Bustomi, Bayu Gatra dan Taufiq. Ketiganya bisa bergantian atau bersamaan tampil di sektor vital itu saat menghadapi The Reds.
Jacksen juga mengundang Greg Nwokolo dan Andik Vermansah. Namun, kedua pemain itu batal ikut serta di tim Indonesia XI karena terbelit cedera.
"Saya sangat membutuhan salah satu dari mereka. Malam ini saya akan komunikasi dengan Matias Ibo (fisioterapis) untuk melihat perkembangan Andik," tandas Jacksen.
Keberadaan Andik maupun Greg bisa membuat penampilan Indonesia lebih variatif. Itu yang jadi target Jacksen. Variasi permainan memang jadi pusat perhatian dia.
Dalam latihan di SUGBK, Selasa malam kemarin, hanya 17 dari 22 pemain yang tampil. Dua andalan dari Papua, Boaz Solossa dan Immanuel Wanggai, absen karena cedera minor.