Indonesia XI 0-2 Liverpool

Merah Bendera Putih Lagi

Sabtu, 20 Juli 2013 23:23 WIB
Editor: Rawan Kurniawan
 Copyright:

Setelah kalah parah 0-7 oleh Arsenal, tuan rumah Indonesia berganti nama. Sebagai kamuflase untuk tim nasional, sebutan Indonesia Dream Team beralih menjadi Indonesia XI saat melawan Liverpool.

Pada pertandingan pertama, tak ada tim mengenakan warna identitas merah. Selaku tamu, Arsenal memakai kostum tandang, warna kuning. Indonesia Dream Team berbaju seragam kedua, putih.

Keadaan tampak lain pada partai ekshibisi dengan Liverpool. Indonesia XI tampak seperti tim nasional dengan seragam merah hingga memaksa tamu memilih kostum ketiga berwarna hitam berbalur ungu.

Tapi hasil akhir tak tampak beda. Tim tuan rumah kebobolah oleh gol pemain Liverpool. Menit 9, Philippe Coutinho mudah menerobos pertahanan rapuh Indonesia XI hingga menaklukkan Kurnia Meiga.  

Coutinho seperti lebih mengenal lapangan buruk Stadion Utama Gelora Bung Karno ketimbang M. Roby dkk. Setahun kemarin, dia juga mencetak gol untuk Internazionale Milano saat uji coba di Senayan.

Di sisi tuan rumah, Titus Bonai gagal membalas. Menggantikan posisi kapten Boaz Solossa yang sakit perut, Tibo sama mandul dengan striker naturalisasi, Sergio van Dijk, yang belum memenuhi janji.

Setelah pergantian besar-besaran pada babak kedua, Indonesia XI tetap belum bisa mengatasi para pemain muda tamu. Setelah kapten Steven Gerrard keluar, Liverpool menjaga dominan sekadarnya.

Sebelum waktu normal pertandingan habis, menit 87, striker belia, Raheem Sterling (18 tahun) memberi gol kedua tim tamu dari Inggris. Liverpool merasa cukup dengan kemenangan 2-0 atas Indonesia XI.

Seusai pertandingan, Gerrard memimpin timnya berkeliling lapangan untuk menyapa para penggemar Liverpool di dalam stadion. Van Dijk dan kawan-kawan juga ikut melambai, entah kepada siapa.