Kalah 1-8 dari Chelsea

RD Bermimpi Buruk

Kamis, 25 Juli 2013 23:21 WIB
Editor: Yusuf Abdillah
 Copyright:

Pelatih BNI Indonesia All-Stars Rahmad Darmawan (RD), tak percaya timnya kalah dengan skor telak dari Chelsea pada laga di Stadion. Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (25/07).

Pada laga tersebut tim asuhan RD takluk 1-8. RD mengaku tak habis pikir gawang tim asuhannya sangat mudah bobol.

"Seperti mimpi buruk, tapi ini pengalaman yang sangat berharga berhadapan dengan Chelsea," kata RD pada konferensi pers usai pertandingan.

RD mengakui timnya bermain sangat hati-hati di awal pertandingan. Hal ini membuat Chelsea menjadi leluasa bermain di area pertahanan Indonesia All Star.

"Kami bermain sangat hati-hati sehingga sangat mudah pemain Chelsea datang dari daerah second line," ujar RD.

Pelatih yang juga menangani Arema Indonesia menilai pemain-pemain Indonesia tak bisa mengantisipasi pergerakan lawan.

"Pemain kita tak membaca pergerakan tanpa bola lawan."

Meski kecewa, Rahmad Darmawan melihat pertandingan melawan tim besar asal Inggris merupakan hal yang positif.

Kesuksesan Malaysia meraih medali emas SEA Games 2010 dan 2012, serta juara Piala AFF 2011, merupakan buah dari pengalaman menghadapi tim besar.

"Dengan melawan tim-tim besar Malaysia menjadi percaya diri. Permainan mereka menjadi lebih baik," ujar RD.

RD mengaku belajar banyak dari Chelsea terutama tentang pola permainan. "Chelsea terlihat jelas mendahulukan organisasi permainan. Tak terburu-buru mengejar bola."