Jenazah Diberangkatkan ke Mali

PBR Bayar Sisa Hak Camara

Senin, 29 Juli 2013 22:44 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Keluarga besar PBR melepas jenazah striker Camara Sekou, Senin (29/07/13), dengan penghormatan di rumah duka Rumah Sakit Boromeus, Bandung, pukul 22.30 WIB.

Acara pelepasan dan penghormatan terakhir berlangsung sejak pukul 20.00. Pemain, ofisial, manajemen hingga suporter PBR hadir melepas Camara untuk terakhir kali.

Jenazah Camara akan terbang menuju Bandara Soekarno Hatta, Banten. Sesuai rencana, jenazah Camara akan diberangkatkan menuju negara kelahiran Camara, Mali, Afrika, Selasa (30/07/13) siang.

Camara Sekou meninggal dunia, Sabtu (27/07/13) pukul 23.48 WIB, saat menjalani latihan di Stadion Siliwangi, Bandung. Hingga kini Camara Sekou diduga meninggal akibat serangan jantung.

Marco Gracia Paulo, Direktur Utama PT Kreasi Performa Pasundan yang menaungi Pelita Bandung Raya, berjanji akan membayar sisa hak Camara meski tidak ada tuntutan dari keluarga Camara di Mali.

“Sebenarnya orangtua Camara tidak menanyakan soal itu (kontrak). Kami tidak mau memanfaatkan itu dan kami tidak ada keinginan kabur dari tanggung jawab," kata Marco, Senin (29/07/13) sore.

Marco menjelaskan pembayaran kontrak harus melihat klausul perjanjian antara Camara, PBR dan agen yang membawa Camara pada saat musim transfer Mei 2013.

"Selesai menerbangkan jenazah Camara, kami akan menyelesaikannya. Soalnya Camara punya account yang harus ditutup. Uangnya itu akan kami pastikan sampai kepada keluarganya,” ujar Marco.

Melihat kinerja dan kualitas, Marco mengungkap rencana manajemen untuk memperpanjang kontrak Camara hingga satu tahun ke depan.

Abdoulaye Camara Sekou memperkuat Pelita Bandung Raya pada Mei 2013. Sebelum PBR, Camara pernah berseragam PSAP Sigli pada 2011-2012 dan Persiwa Wamena pada awal 2013.