Tingkat kepercayaan suporter Arsenal kepada Arsène Wenger menurun drastis. Hasil memalukan, kalah 1-3 dari Aston Villa, di laga pembuka Premier League membuat kondisi kian buruk.
Di tengah krisis keparcayaan, manajemen Arsenal justru berencana memperpanjang kontrak Wenger yang tinggal tersisa satu musim. Rencana tersebut langsung mendapat tentangan dari suporter.
Kepada The Guardian, The Arsenal Supporters Trust (AST), menyatakan rencana perpanjangan kontrak Wenger sebagai tindakan yang tak pantas.
Asosiasi fans yang memiliki lebih dari 800 anggota itu menyatakan sekarang bukan waktu yang tepat untuk membicarakan perpanjangan kontrak Wenger.
Saat ini posisi Wenger sebagai manajer The Gunners sedang di bawah tekanan setelah gagal mendatangkan trofi dalam 8 tahun terakhir.
Kondisi semakin tak kondusif setelah suporter melihat klub kesayangan mereka belum juga mendapatkan pemain baru meski di awal musim menyatakan memiliki dana besar.
“Beberapa pekan terakhir, Ivan Gazidis (ketua eksekutif) berbicara soal niat klub menyodorkan kontrak baru kepada Wenger. AST menilai langkah itu tak pantas,” bunyi pernyataan AST.
“Wacana perpanjangan kontrak hanya bisa muncul setelah penutupan bursa transfer dan evaluasi penampilan tim,” lanjut pernyataan.