Di Stadion Jatidiri, Semarang, dalam lanjutan 12 besar Divisi Utama Liga Indonesia, Hermansyah yang masih tercatat sebagai pelatih kiper PS Bangka beraksi usai pertandingan PSIS melawan PS Bangka.
Begitu duel usai, Hermansyah memaksa mendekati wasit. Hermansyah dan ofisial PS Bangka tidak puas dengan kepemimpinan wasit Sapari dari Bandung.
Hemansyah menuduh wasit sering merugikan timnya selama pertandingan babak 12 besar Divisi Utama PT Liga Indonesia.
"Kami kecewa dengan kinerja wasit. Kita disuguhi hal yang tidak benar. Harusnya mereka kasihan juga dengan PSIS kalau suatu saat mereka main di luar kandang," kecam Hermansyah.
Hermansyah, pernah membela Bandung Raya, Pelita dan Persikota, nyaris baku pukul dengan panitia pelaksana pertandingan (panpel) PSIS yang mencoba menahan Hermansyah saat akan mendekati wasit.
Tak berhasil menyentuh wasit, Hermansyah berlari ke tengah lapangan. Di lapangan, Hermanysah tiba-tiba memelorotkan celana dan beraksi tidak pantas.
Soal aksi nekat memelorotkan celana, Hermansyah hanya mengatakan, “Pokoknya saya kecewa dengan kepemimpinan wasit.”
Hermansyah mengkritik kinerja wasit dan petugas keamanan panpel. Hermansyah mengaku kubu PS Bangka merasa tidak aman karena menerima lemparan benda-benda dari arah penonton.
Pengawas pertandingan (PP) Nur Salim memastikan sudah mencatat aksi Hermanysah sebagai laporan. Nur Salim menegaskan memiliki duplikat foto Hermanysah saat beraksi dari seorang fotografer lokal.