Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menemukan fakta mengejutkan terkait kasus pengaturan skor yang dilakukan oleh PSMS Medan saat melawan PS Bangka di Divisi Utama beberapa waktu silam.
"Kami menemukan fakta, bila oknum asal Malaysia, mengatur tiga pertandingan terakhir PSMS," ujar Ketua Komdis, Hinca Panjaitan, pada Rabu (21/8/2013).
Komdis sendiri, dituturkan Hinca, mengetahui oknum tersebut, dari para pemain PSMS yang mengaku pernah bertemu dengan sang oknum.
Penuturan pemain PSMS sudah diterima Komdis yang berkunjung langsung ke Medan beberapa waktu lalu.
Oknum tersebut, dituturkan Hinca, menyediakan uang sebanyak Rp 70 juta rupiah agar pihak PSMS mau mengalah. Sang Oknum pun tak bekerja sendirian.
Setidaknya ada tiga offisial PSMS yang bekerjasama dengannya. Ketiga offisial itupun mendapat hukuman berat dari Komdis PSSI.
"Larangan aktif seumur hidup bagi Sarwono selaku manajer tim PSMS, saryono sebagai pengurus PSMS, dan Heru Pramono selaku CEO PSMS, diduga menerima uang dari oknum, 70 juta per orang," tambah Hinca.
Sayangnya, Hinca mengungkapkan, identitas sang oknum belum diketahui Komdis PSSI. Ditambah lagi, Komdis PSSI tak bisa menghukum sang oknum karena diluar yuridiksi sepakbola Indonesia.
"Kami akan meminta PSSI untuk melapor kepada AFC dan FIFA mengenai aksi dan sepak terjang oknum Malaysia ini," tutupnya.