Komisi disiplin (komdis) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) melarang Hermansyah aktif di sepakbola selama enam bulan dan membayar denda Rp25 juta sejak Rabu (21/08/13).
Komdis PSSI memutus Hermanysah bersalah usai membuka celana dan memperlihatkan kemaluan kepada penonton di Stadion Jatidiri, Semarang, Senin (19/08/13).
Aksi Hermansyah di tengah lapangan sebagai protes atas kepemimpinan wasit saat PSIS menjamu PS Bangka dalam babak 12 besar divisi utama Liga Indonesia.
“Saya akan melakukan banding secepatnya. Kalau bisa hukumannya dikurangi jangan sampai enam bulan, apalagi uang Rp25 juta. Uang darimana? Saya tidak punya, gaji saya kecil,” kata Hermansyah.
“Saya akan melakukan banding. Saya akan membawa semua bukti dan batu-batu dari Semarang ini bahwa kami telah dicurangi di pertandingan,” tegas bekas kiper dan pelatih kiper nasional Indonesia.
Hermansyah mengaku kaget atas sanksi dari komisi disiplin karena merasa tidak mendapat kesempatan untuk memberi penjelasan.
“Saya emosinya klimaks di pertandingan. Kami main bagus, tapi dikerjain terus oleh wasit. Kami juga diserang suporter. Kami coba ke tengah, tapi panpel PSIS tidak meredam, malah mengejar," jelas Hermansyah.
“Harusnya komdis memanggil saya untuk saya jelaskan. Jangan langsung dihukum. Agar tahu kejadian sebenarnya kami dilempari, dicurangi. Saya punya hak untuk menjelaskan itu.”