Keputusaan penerimaan muncul setelah 11 anggota mengakui Federasi Sepak bola Australia (FFA) dalam zone AFF. Dengan kepastian itu, FFA meninggalkan Konfederasi Sepak Bola Oceania (OFC).
Pihak FFA pun bakal berupaya untuk mendapat satu tempat dalam ajang Piala AFF 2014, yakni turnamen yang digelar dua tahunan di kawasan Asean.
Aussie sebetulnya punya kans jika melihat format baru yang kemungkinan digunakan. Australia bisa menggenapkan jumlah peserta andai memang format itu dipakai.
Piala AFF 2014 tak lagi memakai sistem qualifikasi guna menentukan dua tim, tampil ke putaran final menemani enam tim lain. Semua anggota AFF yang berjumlah 11 bisa ikut serta.
Memang salah satu alasan Australia untuk bergabung ke zone Asia adalah untuk meningkatkan kualitas sepakbola mereka melalui kompetisi-kompetisi yang ada dalam level tim nasional.
Esensi terpenting dari bergabungnya Australia ke AFF adalah mereka menyempurnakan diri sebagai anggota AFC yang tergabung dalam sebuah sub-konfederasi.
AFC memang menerapkan sistem sub-konfederasi untuk setiap kawasan di Asia. Mereka memiliki federasi-federasi kecil yang bisa mengorganisir setiap anggota di tiap kawasan.
Setidaknya, ada lima sub-konfederasi di Asia. Kelimanya adalah AFF, EAFF (Asia Timur), WAFF (Asia Barat), SAFF (Asia Selatan), dan CAFF (Asia Tengah).
"Menghormati AFC yang menerima mereka sebagai anggota, Australia harus menentukan sub-konfederasi mana. AFF dipilih karena letaknya lebih dekat," tutur pengamat sepakbola, Tommy Welly.
"Di sisi level dan kualitas permainan di level senior, Piala AFF 2014 sepertinya bukan target Australia. Tapi, Australia cocok tampil dalam even kategori junior dan youth academy," tambahnya.
Australia akan mendapatkan peningkatan prestasi dari segi organisasi, karena telah sempurna masuk sebagai anggota AFC, dalam struktur sebuah sub-konfederasi.