Tampak tak ada lagi sisa kelelahan pada Lionel Messi. Datang bersama FC Barcelona di Valencia, Messi berlari mengejar semua peluang. Pemakai nomor 10 Barça memburu gol pertamanya pada menit 11.
Serbuan Leo Messi mengakibatkan kiper dan bek Valencia bersenggolan. Bahkan Messi sebenarnya tidak menyentuh bola yang membelok karena kena kaki penjaga gawang lawan sebelum ia meluncurkan gol.
Tekanan Barcelona membuat lawan membuat kesalahan lain. Menit 39, Éver Banega gagal menjaga bola dari rampasan Sergio Busquets. Cesc Fàbregas mengambil alih dan cepat meneruskan kepada El Messi.
Di pinggir lapangan, pelatih Barcelona, Gerardo “Tata” Martino berbagi kegairahan sama dengan awak tim. Martino bahkan seolah memberi isyarat bahwa Messi bisa membuat gol ketiga atau hat-trick.
Tantangan Tata Martino segera terjawab. Hanya dua menit kemudian, pemain sesama orang Argentina mencetak gol ketiga setelah melakukan kombinasi dengan penyerang baru dari Brasil, Neymar Júnior.
Seperti dua gol pertama, Cesc Fàbregas ikut mengalirkan bola dalam proses hat-trick Messi. Peran Cesc yang serbabisa menutupi ketidakhadiran wakil kapten Xavi Hernández yang biasa mengatur permainan.
Los Culés, pendukung Barcelona, pun senang karena Neymar Júnior menunjukkan adaptasinya dengan gaya tiki-taka versi Martino mulai cair. Untuk kali pertama, Neymar bisa memberi asistensi bagi Messi.
Dua dari Postiga
Barcelona unggul 3-0. Tapi babak pertama belum selesai dan tiba-tiba Valencia berbenah dalam waktu singkat. Menit 45, Hélder Postiga menerjang gol balasan yang mengejutkan kiper Barça, Víctor Valdés.
Postiga – striker Portugal yang baru pindah dari Real Zaragoza– menendang bola yang datang menyilang dari rekan senegaranya, João Perreira. Skor 1-3, Valencia bersemangat untuk mengejar ketinggalan.
Sesaat kemudian, pada injury time, Hélder Postiga menyalak lagi. Datang untuk mengisi posisi Roberto Soldado yang pindah ke Tottenham Hotspur, Postiga menanduk bola sepak pojok dari Éver Banega.
Skor berubah menjadi 2-3. Valencia mendapat bekal untuk memasuki ruang istirahat dengan semangat. Tapi masa jeda antarbabak malah melesukan permainan. Sampai akhir pertandingan, tak ada lagi gol.
Kalah di rumah sendiri, kelelawar Valencia jatuh ke peringkat 12 dengan hanya 3 poin. Barcelona justru kokoh bergantung di ranting tertinggi dengan nilai 9 atau selalu menang dalam tiga pekan Liga Spanyol.