Hingga partai 07 September 2013, PSSI masih mengakui keputusan LPIS selaku penyelenggara kompetisi LPI dalam hal penunjukan wasit. Selanjutnya penentuan wasit menjadi wewenang komite eksekutif PSSI.
Sekjen PSSI Joko Driyono menjelaskan perubahan penugasan berdasarkan keputusan komite eksekutif (exco) PSSI bahwa penugasan wasit menjadi wewenang dari komisi wasit PSSI.
"Saya tidak bilang ya dan tidak. Karena amanah rapat exco meminta soal penugasan itu, saya sampaikan ke LPIS," kata Joko Driyono, Selasa (03/09/13).
Meski demikian, Joko menjelaskan penugasan wasit sebelumnya menurut LPIS sudah mendapat persetujuan dari PSSI melalui surat keputusan (SK).
Hal tersebut membuat Joko tidak mau langsung mengambil keputusan dan akan meminta lampiran SK penugasan, “Kami sudah request SK-nya. Itu akan kami sampaikan untuk menjadi bahan pembahasan di PSSI.”
Karena sudah menjadi wewenang exco, maka exco akan memutuskan apakah akan tetap dalam penugasan saat ini saat wasit menjadi otoritas LPIS atau dikembalikan ke komisi wasit.
Masalah penugasan wasit terus berpolemik. Seperti LPIS, PT Liga Indonesia (Liga Super) juga melakukan penugasan wasit secara mandiri. Sejak putaran kedua Liga Super pada April silam, putusan sudah berubah.
LPIS menyebutkan segera memberikan SK yang menyatakan penugasan wasit menjadi otoritas LPIS. Komite wasit hanya menyiapkan nama yang layak menjadi wasit sesuai SK saat LPI akan bergulir awal 2013.