Kasus Penggelapan Pajak

Messi Bayar 73 Miliar

Kamis, 5 September 2013 14:02 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

Kasus penggelapan pajak Lionel Messi dan ayahnya, Jorge, akhirnya berakhir. Rabu (04/09/13) Pengadilan Gava, Barcelona memutuskan kedua ayah-anak itu membayar €5 juta atau sekitar Rp73,3 miliar (kurs Rp14.671).

Lionel dan Jorge telah memasukkan dana deposit ke pengadilan itu, Agustus lalu, sebesar €5.016.542,7. Angka itu merupakan hasil “koreksi pembayaran”.

Kasus kesalahan penghitungan pajak itu muncul pada Juni 2013. Leo dan ayahnya membantah melakukan kesalahan pembayaran pajak.

Keduanya mendapat tuduhan menyembunyikan lebih dari €4 juta, akibat kesalahan pengisian pajak. Pihak berwenang di Spanyol menilai mereka tak komplet mengisi formulir pajak dari 2006-2009.

Jaksa penuntut umum untuk kasus kriminalisasi pajak di Spanyol menuturkan, penjualan Messi tersembunyi dengan menggunakan berbagai perusahaan di Uruguay, Belize, Swiss, dan Inggris.

“Saya tak pernah peduli dengan barang-barang kecil yang saya miliki, begitu pula dengan ayah saya,” tegas Messi pada Juli 2013.

“Kami punya pengacara dan manajer perbendaharaan untuk mengurusi hal tersebut dan kami mempercayainya dan mereka yang akan menjelaskan hal itu,” sebut Pemain Terbaik Dunia 2010, 2011, dan 2012.

Dari rilis pengadilan, Leo dan Jorge masih harus hadir dalam dengar pendapat di pengadilan pada 17 September 2013. Menurut pengacara Messi, dengar pendapat itu akan berubah waktu karena kliennya punya jadwal lain.

“Sejujurnya, saya tak tahu apa pun soal ini dan itu sebabnya kami menugaskan beberapa orang untuk membereskannya,” tandas Leo Messi.

Keluarga pria berusia 26 tahun dari Argentina itu telah menjadi warga Barcelona sejak 2000 dan Messi telah mengantongi kewarganegaraan Spanyol sejak 2005.