Kekalahan menyakitkan dari Vietnam, Sabtu (14/09/13) lalu mengganggu rencana Indonesia. Timnas U19 harus berjuang lagi untuk memudahkan langkah lolos ke fase gugur turnamen Piala AFF U19.
Vietnam memimpin Grup B dengan 9 poin. Meski masih berada di posisi runner up, Timnas U19 kini unggul hanya 2 angka di atas pesaing lain, yakni Myanmar dan Malaysia, dengan sisa dua partai.
Laga dengan Thailand, Senin (16/09/13) malam ini di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, menjadi duel amat penting. Timnas harus menang atau bekerja lebih sulit di laga berikut melawan Malaysia.
Untuk menjaga optimisme, para pemain Timnas berusaha untuk meredakan ketegangan. Di sela arahan pelatih Indra Sjafri, Evan Dimas dan kawan-kawan melakukan berbagai cara positif lain.
Sejamak anak-anak muda sekarang, beberapa dari pemain tim berjuluk Garuda Jaya memilih main game virtual dengan laptop. Evan Dimas dkk mengaku memiliki beberapa taktik setelah main.
“Kebetulan banyak teman bawa laptop, lengkap dengan peralatan console game. Kami pelajari Thailand. Semoga nanti kami benar-benar bisa mendapat 3 angka,” sebut Evan Dimas.
Pelatih Indra Sjafri menanggapi dengan cara mirip. “Kalau anak-anak main game, kami para pelatih menganalisis, diskusi dan melakukan simulasi. Saya harap, efeknya bernilai positif,” kata Indra.
“Yang penting kami berusaha semaximal mungkin. Kalah atau menang, itu urusan nanti,” tutur Evan Dimas yang tetap berharap mendapat dukungan penuh dari penonton di seluruh Indonesia.