Derby della Lanterna yang mengadu dua klub kota Genoa, UC Sampdoria dan Genoa CFC, setara dengan duel antartim sewilayah lain di Italia. Tapi pekan 3 Liga Italia menghasilkan cerita beda.
Meski bertindak sebagai tamu, Genoa CFC lebih berkuasa. Bahkan pemain debutan, Luca Antonini, cepat merebut simpati pendukung klub berjuluk Grifone atau Naga dengan gol pada menit 9.
Luca Antonini – yang tiba dari Milan pada akhir masa transfer pertama – bermain lebih tajam sebagai gelandang sayap. Memanfaatkan bola silang dari Davide Biondini, Antonini melepaskan sepakan voli.
Sampdoria coba mengejar ketinggalan dengan berbagai cara, termasuk mengganti Birkir Bjarnason dengan pemain binaan Bayern München, Roberto Soriano. Tapi Samp tak bisa menandingi Genoa.
Babak kedua malah mempermarah derita Sampdoria. Hanya lima menit sejak kembali dari ruang ganti, gawang Blucerchiati kembali jebol. Pembobolnya juga pemain baru Genoa, Emanuel Calaiò.
Šime Vrsaljko membantu Emanuel Calaiò menghasilkan gol perdana untuk Genoa. Memainkan laga pertama untuk Il Grifone, Calaiò – yang baru datang dari Napoli – mengikuti jejak Luca Antonini.
Sekitar 15 menit kemudian, tandem Calaiò di lini depan, Alberto Gilardino, menciptakan peluang. Gilardino – yang juga baru bergabung Genoa pada awal musim – memaksa lawan menjatuhkan dia.
Francesco Lodi bertugas mengeksekusi sepak pojok. Berdiri di area idealnya, di pinggir petak penalti, Lodi melejitkan tendangan melengkung ke pojok atas gawang Angelo Júnior da Costa, kiper Samp.
Genoa mempertahankan keunggulan 3-0 sampai pertandingan selesai. Kemenangan pertama pada musim 2013-2014 mengangkat Tim Naga ke peringkat 14 atau tiga tingkat di atas Sampdoria.