ISG 2013 Palembang

Tiket Sepakbola Mahal

Jumat, 20 September 2013 18:48 WIB
Editor: Jhon Purba
 Copyright:

Saat Indonesia menang 1-0 atas Maroko, Kamis (19/09/13) malam, suasana Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, tidak bergemuruh karena penonton tidak banyak.

Keputusan panitia mengomersilkan pertandingan membuat calon penonton, mayoritas kalangan pelajar, berpikir ulang untuk membeli tiket.

“Mahalnya tiket pertandingan cabang sepakbola penyisihan grup ISG 2013 berakibat sepinya penonton," kata Hendri Zainudin, seorang penonton, Jumat (20/09/13).

Hendri (ketua Singa Mania/pendukung Sriwijaya FC) mengakui harga tiket cukup mahal. Hendri berharap panitia memberikan harga khusus untuk pelajar dan fans Sriwijaya.

“Seharusnya panitia bagian tiket sudah memikirkan apakah harga Rp50 ribu itu terjangkau kantong penonton yang mayoritas pelajar. Akibatnya pertandingan sepi penonton," jelas Hendri.

Hendri mencontohkan suporter Singa Mania yang berjumlah hampir 5.000 orang batal menonton. Keluhan sama terlontar dari Aan Ariadin, seorang pendukung Sriwijaya.

“Awalnya saya bersama keluarga ingin nonton langsung ke stadion. Saat ingin membeli tiket ternyata lebih mahal dari pertandingan Liga Indonesia. Lebih baik nonton di rumah saja,” ungkap Ariadin.

Panitia ISG menetapkan tiga variasi untuk harga tiket sepakbola. Tiket termurah seharga Rp50 ribu per lembar. Kategori kedua Rp75 ribu per lembar dan paling mahal Rp100 ribu/lembar.