Timnas Tanpa Penonton

PSSI Rugi Rp 10 Miliar

Selasa, 1 Oktober 2013 15:37 WIB
Editor: Artha Tidar
 Copyright:

Keputusan Komisi Disiplin (komdis) AFC yang melarang Timnas senior membawa penonton, saat laga kandang qualifikasi Pra-Piala Asia (PPA) 2015, berdampak kerugian materiil bagi PSSI.

Sekjen PSSI, Djoko Driyono, mengaku PSSI bakal mengalami potensi kerugian yang bisa  mencapai Rp10 miliar.

“Indonesia lost Rp5,1 miliar pada laga kontra Arab Saudi. Jika terkena larangan lagi, kita bisa rugi 10 miliar rupiah,” ujar Djoko pada Selasa (01/10/13).

Komisi Disiplin AFC menginstruksikan PSSI untuk tak menggelar laga tanpa suporter pada dua laga ke depan, yakni pada Selasa (15/10/13) saat melawan China, dan menghadapi Irak (19 November 2013).

Namun pihak AFC tetap memberi keringanan PSSI. AFC mengizinkan kepada partner dan sponsor yang bersifat corporate membawa penonton masuk di kategori VVIP.

“Walau dilarang, AFC memberi ruang ada penonton meski VVIP. Pihak sponsor dan partner PSSI yang bersifat corporate, diizinkan datang, namun kami wajib memberikan data kepada komdis AFC,” jelas Joko.

AFC menjatuhkan sanksi kepada Timnas karena AFC menganggap suporter Indonesia sering melanggar peraturan, seperti melempari suporter lain, dan menyalakan kembang api saat laga berlangsung.

Keputusan AFC ini akumulasi hasil pantauan rangkaian pelanggaran laga, sejak Timnas U-22 tampil di qualifikasi Piala AFF U-22, Riau, tahun lalu, hingga Timnas menjamu Arab Saudi 23 Maret 2013.