Play-Off LPI

Opsi Dua Rekomendasi

Kamis, 3 Oktober 2013 18:44 WIB
Editor: Artha Tidar
 Copyright:

Format play-off yang kemudian diikuti dengan proses verifikasi, akhirnya menjadi cara untuk menentukan empat tim terbaik LPI, yang akan tampil di liga hasil unifikasi, musim 2013-2014 depan.

“Tujuh tim LPI diverifikasi. Satu diberikan kepada Semen Padang karena faktor historis. Enam lain didapat dari hasil play-off,” ujar Sekjen PSSI, Joko Driyono, pada Kamis (03/10/13).

Menurut  Joko, ada tujuh tim di LPI yang mendapatkan tiket verifikasi. Namun satu untuk kepada Semen Padang yang tak akan mengikuti play-off.

Play-off diikuti sepuluh tim, dan terbagi dalam dua grup. Tiap grup berisi lima tim. Tiga tim terbaik masing-masing grup akan diverifikasi. Nanti didapat empat tim terbaik hasil verifikasi,” tambah Joko.

Sepuluh tim adalah Perseman Manokwari, Pro Duta, PSM Makassar, PSIR Rembang, Persiba Bantul, Persijap Jepara, Persepar Palangkaraya, PSLS Lhokseumawe, Persiraja Banda Aceh, dan Bontang FC.

 “Untuk tuan rumah, diputuskan Persijap sama Persiba Bantul. Pengundian grup akan dilakukan di kantor PSSI, Senayan, Jakarta pada Jumat (04/10/13)," tukas Joko.

Stadion Gelora Bumi Kartini di kota Jepara serta Stadion Sultan Agung di kota Bantul menjadi tempat perhelatan pertandingan play-off

Dari aspek infrastruktur, kedua stadion cukup layak memenuhi syarat karena kualitas lapangan dan lampu. Pertimbangan kedua adalah aspek geografis, yang berada di tengah-tengah Pulau Jawa.

Sistem setengah kompetisi akan menentukan tiga terbaik dari dua grup, yang akan jalani tahapan kedua yakni proses verifikasi. Empat klub dengan skor tertinggi  verifikasi berhak tampil di LSI musim 2013-2014.

Menurut rencana, sebuah stasiun televisi swasta akan menyiarkan babak play-off. "PSSI berupaya, play-off disiarkan langsung stasiun TV. Exco segera memutuskan waktu dan tempat pelaksanaannya,” tutur Joko lagi.

Pada waktu bersamaan, rekomendasi PSSI untuk tak mengikuti play-off mendapat sambutan baik Direktur Utama Semen Padang, Erizal Anwar.

“Saya tak tahu persis, pertimbangan mereka memberikan wild-card. Kami siap apapun keputusan exco, apakah benar-benar memutuskan play-off atau langsung verifikasi,” kata Erizal.