Sepulang dari Glasgow dan menang 1-0 atas Celtic di Liga Champions, pelatih Gerardo “Tata” Martino memainkan taktik beda di Liga Spanyol. Tapi Barcelona malah mendapat kejutan dari Real Valladolid.
Menit 10, gawang Víctor Valdés jebol oleh tandukan Javi Guerra yang terbang menyundul bola dari sepak pojok. Para pemain bertahan Barcelona terlambat bereaksi untuk mengantisipasi gol tim tamu.
Sengatan Valladolid menyadarkan para pemain tuan rumah. Dengan instruksi pelatih Tata Martino, lini serang Barça harus mencari gol balasan ketika mereka bermain tanpa bintang utama, Lionel Messi.
Untuk mengisi posisi Messi sebagai striker 9 palsu, Martino tidak lagi menaruh Cesc Fàbregas seperti biasa. Tapi Tata menggeser Alexis yang memang memakai nomor 9 dari sayap kanan ke ujung tombak.
Rencana berjalan. Dalam waktu cepat, Barcelona membalas. Dari sisi kanan, Alexis menghunjamkan gol setelah menerima bola dari Cristian Tello yang justru bertumpukan dengan Neymar Júnior di bagian kiri.
Gol Alexis pada menit 14 menunjukkan Barcelona memiliki pilihan alternatif untuk pola serang 4-3-3. Tello bisa bekerja di kanan atau kiri, menggantikan Pedro Rodríguez yang malah menjadi cadangannya.
Produktif Tanpa Messi
Kombinasi Neymar dan Tello memberikan kontribusi lagi pada babak kedua. Menit 52, mereka berbagi bola hingga kapten Xavi Hernández siap menembak di dalam petak penalti untuk menjadi gol kedua.
Xavi pun sigap memerankan tugas utamanya. Menit 64, si kapten meluncurkan bola panjang mendatar ke arah Neymar Jr yang menusuk jantung pertahanan Valladolid. Neymar menyerahkan kepada Alexis.
Seperti aksi pertama, Alexis Sánchez menendang keras bola ke gawang Valladolid hingga kiper Diego Mariño menyesali gol ketiga yang masuk ke sarangnya. Barcelona sudah berkuasa sepenuhnya.
Tapi Mariño masih meerima derita lain pada menit 70 ketika Alexis Sánchez membalas jasa Neymar Junior. Tak egois, Alexis menyerahkan bola terakhir kepada Neymar untuk menutup kemenangan 4-1.
Mengejar ketinggalan 1 gol dengan 4 balasan sekaligus menegaskan kepemimpinan Barcelona di puncak peringkat. Pekan 8 Primera División La Liga, Blaugrana tetap memimpin dengan nilai 24 poin.