Belum Terima Gaji

Pemain Tuntut Persebaya

Senin, 7 Oktober 2013 17:32 WIB
Editor: Rawan Kurniawan
 Copyright:

Kepastian Persebaya 1927 finis’ lebih awal dari Indonesian Premier League (IPL), menyisakan ketidakpastian bagi para pemain. Selain mengenai status, mereka juga gamang dengan soal gaji.

Niat sebagian besar pemain Persebaya untuk pindah klub musim depan santer terdengar. Tapi niat ini sulit terjadi karena pembayaran gaji belum tuntas.

Menurut seorang pemain, yang mewanti-wanti media untuk tidak menulis identitasnya, kontrak seluruh pemain akan tuntas pada November 2013 mendatang.

Mereka berharap, manajemen melunasi gaji hingga November. “Kami berharap gaji tuntas. Sebab selama ini kita sudah berjuang untuk klub,” jelas si pemain yang berposisi sebagai gelandang ini.

Sepanjang musim 2012-2013, pembayaran gaji selalu tersendat. “Selama ini memang tak pernah lancar. Kita sudah tujuh bulan ini tersendat,” aku sang pemain.

Berdasarkan informasi yang terkumpul, pemain mendapat hanya 50 persen gaji untuk Desember 2012, Januari, Februari, Mei hingga Agustus 2013. Manajemen belum melunasi gaji Juni-November.

“Gaji kami tersendat, kebutuhan dan tanggungan kita terus naik. Seharusnya pengurus menghargai apa yang sudah kami lakukan di lapangan,” harap ia cemas.

Perjalanan Persebaya di kompetisi IPL memang harus selesai lebih awal. Hal itu setelah PSSI memutuskan tim kebanggaan Bonek ini tak masuk dalam 11 tim IPL yang menjalani playoff.

Di sisi lain, pengurus memutuskan untuk meliburkan tim hingga batas waktu yang tak ditentukan. Tapi siapa sebenarnya bertanggung jawab terhadap masalah finansial klub?

Manajer Persebaya, Saleh Hanifah, melimpahkan permasalah ke pengurus. “Sebab hal itu memang masuk ranah para petinggi,” ujar Saleh singkat.