Timnas U-19

Australia Pantau Evan cs

Kamis, 10 Oktober 2013 16:40 WIB
Editor: Artha Tidar
 Copyright:

Salah satu klub Liga Utama Australia (A-League), Brisbane Roar, kembali memantau pemain tim nasional Indonesia U-19 yang berlaga di penyisihan Piala AFC U-19 sepanjang pekan ini.

Sebelumnya, wakil ketua Brisbane Roar, Chris Fong, direktur sepakbola Ken Stead, serta ketua pemandu bakat, John Syme, memantau Evan Dimas dkk saat Piala AFF U-19 di Sidoarjo dan Gresik.

Namun pemain Timnas U-19 yang tak akan masuk ke dalam tim senior. Mereka bakal menjalani latihan bersama tim junior klub Australia tersebut.

Bila memiliki kualitas mumpuni, maka si pemain terpilih bisa saja masuk ke dalam squad utama.

“Tak ada alasan mengapa anda tak melihat secara serius turnamen AFC U-19 atau memiliki basis klub di negara Asia lain," ujar Ketua A-League, Damien de Bohun di Sydney pada Kamis (10/10/13).

Brisbane Roars ialah klub milik kelompok pengusaha Indonesia, Bakrie Group. Musim 2012-2013 lalu, Brisbane menempati peringkat 5 kompetisi reguler dan kalah di semifinal playoff.

A-League sedang meluaskan pasar komersil di Asia Tenggara. Malaysia, Singapura, dan Indonesia target untuk mengembangkan sayap. Sejumlah laga A-League bakal berlangsung di ketiga negara itu.

“Perth Glory bermain di Malaysia pada laga pramusim. Laga itu dilihat 27 ribu suporter di sana. Kami sudah melakukan pembicaraan aktif dengan Singapura, Indonesia,” tambah De Bohun.

Football Federation Australia (FFA) resmi menjadi anggota penuh dari ASEAN Football Federation (AFF), Agustus 2013 lalu setelah AFF menggelar Kongres Luar Biasa AFF di Dili, Timor Leste.

AFF memberi persetujuan secara aklamasi kepada Federasi Sepakbola Australia untuk masuk sebagai anggota. Dari 11 anggota AFF, semua telah menyatakan persetujuan.

Kehadiran FFA ke AFF membuat Australia akan ambil bagian di setiap turnamen di tingkat Asia Tenggara, di level junior maupun senior, salah satunya adalah Piala AFF.