Sesuai prediksi pelatih Indonesia U-19, Indra Sjafri, Filipina bermain bertahan total saat hadapi pasukan pasukannya di laga Qualifikasi Piala Asia U-19 Grup G di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Permainan berjalan sesuai terawangan Indra. Garuda Jaya mencoba membongkar benteng Filipina yang memasang seluruh pemain di area pertahanan.
Indonesia U-19 kerap lalukan serangan dari kedua sayap dan melepaskan tembakan jarak jauh untuk menjebol gawang kawalan Ronilo Junior Bayan.
Dinan Yahdian Javier nyaris membuka keunggulan Garuda Jaya menit 20. Sayang tandukkan Yahdian menyambut sepak pojok mengarah ke Ronilo.
Selang 5 menit, Indonesia upaya Evan Dimas gagal karena tendangan bebas derasnya masih menghantam mistar gawang.
Gawang Filipina akhirnya bobol saat waktu menjuk menit 27. Melalui tendangan bebas, Muhammad Hargianto melepaskan bola yang membuat Ronilo tak berdaya.
Usai gol Hagi, sapaan Hargianto, Filipina bermain kian bertahan. Sepanjang laga bola selalu berada di area Filipina. Tim asuhan Indra kuasai laga, Filipina menanti di depan gawang sendiri.
Saat waktu normal tersisa enam menit, usaha Garuda Jaya berbuah manis. Lewat kerjasama apik, Yabes Roni Malaifani menggetarkan jala gawang Filipina.
Berkat tambahan tiga poin, Indonesia menempel Korea Selatan yang unggul selisih gol. Indonesia Muda wajib menang jika ingin mengambil puncak klasemen Grup G Qualifikasi Piala AFC U-19.
Susunan Pemain
Indonesia
Ravi Murdianto, Putu Gede Juni, Mahdi Fahri Albaar, Muhammad Fatchu Rochman (Hendra Sadi Gunawan 85’), Evan Dimas, Muhammad Hargianto, Dinan Yahdian Javier (Yabes Roni Malafiani 68’), Muchlis Hadi, Hansamu Yama Pranata, Zulfiandi (Paulo Oktavianus Sitanggang 63’), Ilham Udin Armaiyn
Filipina
Ronilo Vallez Bayan, Amani Manuel Santos, David Angelo Ramos (Carmello Vicente Genco 87’), Valentino Barot, Nikko Ralph Benedicto, Jay-R Bucayan, Junell Mark Bautista (Gaudin Cuizon 53’), Julian Mariano Clarino, Daniel Bernan, Keanu Garcia (John Christopher Kanayama 78’), Jimson Elises Crestal