Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (10/10/13), Korsel bukukan kemenangan keduanya di kualifikasi Grup G Piala AFC U-19.
Kemenangan pertama diraih atas Filipina, Selasa (8/10). Korsel menang 4-0. Kemenangan ke-2 direbut atas Laos, Kamis (10/10). Korsel menang 5-1.
Tiga dari 5 gol Korsel dicetak Lee Jeong-Bin pada menit 29 lewat titik putih, 79, dan 90. Dua gol lain Korsel oleh Hwang Hee-Chan menit (3) dan Seol Tae-Su dari penalti (19). Satu gol Laos dicetak Soukchinda Natphsouk (35).
Pencetak hattrick, Hwang Hee Chan di laga pertama melawan Filipina, Senin (08/10/13), menjadi pembuka keunggulan bagi Korsel.
Permainan cepat dan bertenaga ala Taegeuk Warriors sama sekali tak terlihat sejak peluit pertama berjalan.
Walaupun mengendalikan jalannya laga, tak ada penetrasi dan pergerakan sayap yang ditunjukkan Korsel. Mereka bermain possession dan mencuri peluang dari tendangan dari luar kotak penalti.
Gol Hwang Hee Chan tercipta ketika laga baru berjalan tiga menit. Lahirnya gol, berawal dari umpan terobosan, yang kemudian dimaksimalkan dengan baik oleh Hwang Hee Chan.
Gol ini sekaligus membayar kepercayaan yang diberikan oleh pelatih Korsel, Kim Sang Ho. Di laga perdana Korsel, Hwang Hee Chan tak diturunkan sejak awal.
Selepas gol itu, Korsel menggempur lini pertahanan Laos. Tusukan yang dilakukan Lee Jeongbin berujung penalti setelah ia dijatuhkan oleh kiper Laos, Bounpaseuth Niphavong.
Seol Taesu sukses menjalankan tugasnya dengan baik dan membuat Korsel unggul 2-0 sejak menit ke-18.
Korsel rupanya belum terlampau puas dengan keunggulan 2-0. Anak buah Kim Sang Ho terus menggencarkan serangan.
Pada menit ke-27, Korsel kembali mendapat untung setelah Kitsana Seangdouangphachan handball di kotak terlarang. Lee Jeongbin tampil sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya, Korsel unggul 3-0.
Laos memperkecil ketertinggalan pada menit ke-34. Ketenangan Soukchinda Natphasouk dalam mengkonversi peluang. Sebuah sepak cungkilnya membuat bolasulit dihalau kiper Korsel, Lee Taehui.
Memasuki babak kedua, Lee Jeongbin untuk kedua kalinya mencatatkan namanya di papan skor setelah sontekannya tak mampu dibendung Niphavong.
Laos semakin menderita setelah kehilangan kiper utama sejak menit ke-80. Niphavong mengalami cedera sehingga perannya digantikan Soumphonphakdy.
Korsel berhasil memanfaatkannya. Lee Jeongbin akhirnya menciptakan hat-trick lewat gol yang diciptakannya pada menit ke-90. Gol itu sekaligus memateraikan kemenangan Korsel 5-1.
Korsel pimpin klasemen Grup G dengan torehan 6 poin. Posisi Korsel bisa melorot ke posisi 2, jika timnas Indonesia U-19, menang lebih dari 1 gol atas Filipina di laga lain Grup G, Kamis (10/10/13).
Susunan Pemain:
Laos (4-3-3):
1-Bounpaseuth Niphavong (20-Vixay Manith 79)- 3-Kitsana Seangdouangphachan, 7-Chittakone Sitahong, 13-Bounthavy Sipasong (K), 4-Khampaseut, 18-Souksavanh Somsanith, 23-Jo E Sandara (21-Anousay Noyvong 87), 5-Armisay Kettavong, 16-Soukchinda Natphsouk (12-Somchit Sibounheuang 90), 22-Sisawad Dalavong
Pelatih: Shandalaphone Liepvisay
Korsel (4-4-2):
18-Lee Tae-Hui - 5-Pak Ming-Yu, 6-Lim Seungg-Yeom (K), 7-Kim Jeong-Min, 33-Hwang Ki-Wook, 11-Hwang Hee-Chan (10-Suh Myeong-Won 74), 13-Seol Tae-Su (14-Lee Keun-Ho 58), 22-Choi Jae-Hun, 29-Lee Jeong-Bin, 42-Kim Shin (34-Lee Gwangh-Yeok 46), 43-Shim Jeh-Yeok
Pelatih: Kim Sang-Ho
Wasit: Ng Chiu Kok (Hongkong)
Asisten Wasit: Hsu Min Yu (China Taipe) dan Thaufeeq Ibrahim (Maladewa)
Kartu Kuning: Kitsana Seangdouangphachan, Chittakone Sitahong, Anousay Noyvong (Laos)