Brisbane Roar datang ke Indonesia. Klub Australia itu tengah ketat memantau sejumlah talenta tim Merah Putih U-23 dan terutama U-19.
Kiprah Garuda Jaya telah masuk dalam radar Brisbane mulai dari John Syme (kepala pemantau bakat), Ken Stead (direktur sepakbola), dan Chris Fong (waketum) sejak beraksi fantastis di Sidoarjo, Jawa Timur.
Benar, ketiga orang itu hadir langsung menyaksikan laga demi laga Indonesia U-19 hingga menjuarai Piala AFF Junior 2013.
“Kami mengamati 10 pemain. Kami tidak hanya melihat, tapi berbicara dengan mereka. Kami mendalami permainan mereka dulu, setelah itu baru menilai,” ujar Syme, Kamis (10/10/2013), di laman Berita Jatim.
Sementara squad U-23 terpantau Roar saat menjadi runner-up cabang sepakbola Islamic Solidarity Games 2013 di Palembang, September lalu.
Siapa yang merekomendasikan talenta Garuda Muda? Adalah Sergio van Dijk, alumnus Brisbane Roar yang kini menjadi andalan tim Liga Super Indonesia Persib Bandung.
“Kami diberitahu Sergio van Dijk kalau di Indonesia ada pemain bagus, itu sebabnya kami pantau. Kita ingin melihat pemain Indonesia bermain di Liga Australia,” lanjut Syme.
“Kami akan memantau mereka (tim U-19) hingga melawan Korea Selatan, (Sabtu, 12 Oktober 2013),” timpal dia lagi.
Kapten Garuda Jaya, Evan Dimas Darmono, mendapat porsi perhatian cukup besar dari tim pemantau bakat Brisbane.
“Saya sudah lihat pemain timnas U-19, kaptennya yang nomor 6 (Evan Dimas) itu memiliki kualitas yang bagus,” tandas Syme tanpa tedeng aling-aling.