Hasil akhir duel Indonesia kontra Korsel di Stadion Gelora Bung Karno (SGBK), Jakarta, Sabtu (12/10/13) malam, akan memastikan negara yang lolos langsung ke putaran final Piala Asia U-19 di Myanmar.
Sebelum duel di SGBK, Indonesia dan Korsel sama-sama memiliki nilai enam. Posisi terkini di puncak grup menjadi milik Korsel yang unggul selisih gol.
Korsel hanya butuh hasil imbang, sebaliknya Indonesia harus menang. Menyadari kondisi yang ada, Indra memastikan Garuda Muda akan bermain menyerang.
"Besok kami akan tampil menyerang dengan formasi 4-3-3. Mengenai hasil dalam laga nanti, kami akan serahkan kepada Tuhan," kata Indra.
Berdasarkan pengamatan permainan lawan, staf pelatih Indonesia mengakui Korsel memiliki kekuatan lewat dua bek sayap. Kelemahan lawan terlihat di lini tengah.
"Kami sudah mengevaluasi permainan Korea. Mereka memiliki kekuatan di dua bek sayap dan sangat baik dalam organisasi permainan, tapi sedikit kurang di lini tengah," urai Indra.
Indra memaksimalkan latihan terakhir dengan permainan simulasi untuk meredam kekuatan serta mengeksploitasi kelemahan lawan.
“Walau mereka bermain baik dalam bola-bola crossing, tapi kami sudah mengantisipasi lewat latihan. Kami tetap memainkan bola dari kaki ke kaki,” Indra yang mengakui 3 pemain Korsel akan dapat pengawalan ketat.