Indonesia merebut satu tiket putaran final Piala Asia U-19 yang berlangsung di Myanmar, Oktober 2014, usai mengalahkan Korea Selatan dengan skor 3-2 di Senayan, Jakarta, Sabtu malam.
Indra mengakui tidak bisa memastikan apakah akan tetap menangani Evan Dimas dan kawan-kawan. Jika tetap mendapat amanah, langkah pertama Indra adalah mempertahankan pemain dari incaran klub.
Dengan permainan saat mengalahkan Korea Selatan dan kesuksesan menjuarai Piala ASEAN U-19, Indra meyakini Evan dan kawan-kawan bakal jadi rebutan klub-klub berduit.
“Jangan diperebutkan dulu itu pemain. Jangan bicara duit dengan negara,” kata Indra Sjafri.
Pelatih asal Sumatera Barat berjanji tidak akan melarang pemain memperkuat klub profesional. Dengan catatan, Indra meminta klub tidak mempersulit pemain saat mendapat panggilan negara.
“Tidak ada satu pun pemain yang boleh ditahan klub. Kalau itu terlaksana, Indonesia bisa tampil di Piala Dunia U-20,” janji Indra soal peluang Indonesia ke Piala Dunia U-20 di Selandia Baru pada tahun 2015.
Perhelatan putaran final Piala Asia U-19 cukup lama, tepatnya Oktober 2014. Libur cukup seminggu. Indra kembali bergerilya ke berbagai daerah untuk mencari pemain baru untuk memperkuat tim.
“Kita memilih pemain dengan standar tinggi. Tak hanya berskill, tapi juga kemampuan fisik, teknik dan mental. Kalah berapapun di babak pertama tidak menyerah sebelum peluit panjang berbunyi,” ujar Indra.