Setyo menegaskan pihaknya tidak terlalu banyak berharap dengan mantan petinggi PT Liga Indonesia tersebut. Apalagi kondisi kesehatan Andi tidak mendukung.
“Pak Andi Darussalam sudah pamit mundur menangani PSIS. Mungkin karena kondisi kesehatan beliau yang harus cuci darah tiga kali seminggu,” kata Setyo, Rabu (06/11/13).
Keputusan Andi meninggalkan PSIS membuat manajemen bergerak cepat untuk mencari investor penyokong dana untuk membiayai operasional musim 2014.
Agung menjelaskan manajemen memperkirakan PSIS membutuhkan dana Rp7,5 miliar sampai Rp10 miliar untuk operasional tahun depan. Manajemen akan membuat rencana anggaran belanja (RAB).
“Tentunya manajemen dibentuk dulu, kemudian RAB diserahkan kepada investor. Itu semua sesuai dengan kemampuan investor,” ujar Agung.
Manajer sementara PSIS Kairul Anwar memastikan pihaknya sudah tidak berkomunikasi dengan PT Setia Bina Nusa, salah satu anak perusahaan Ancora, sebagai penyandang dana klub pada musim lalu.
“Seharusnya SBN memberi perintah untuk melakukan seleksi pemain. Namun mereka tidak pernah menghubungi kami lagi, seharusnya investor bertanggung jawab mempersiapkan tim,” tegas Kairul.