PSG 1-1 Anderlecht

Paris Nyaris Finish

Rabu, 6 November 2013 05:20 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

Paris Saint-Germain harus puas bermain imbang 1-1 dengan sang tamu Anderlecht dalam laga keempat Liga Champions di Stadion Parc des Princes, Selasa waktu setempat atau Rabu (06/11/13) dini hari WIB.

Hasil itu di luar dugaan banyak pengamat, setelah Les Parisiens meraih hasil meyakinkan lima gol tanpa balas, sewaktu melawat ke markas Anderlecht, Stadion Constant Vanden Stock, Brussels, dua pekan lalu.

Enam menit setelah wasit Kroasia, Marijo Strahonja, meniup peluit kick-off, Ezequiel Lavezzi nyaris membuat publik Parc des Princes bersorak.

Umpan panjang ke daerah pertahanan Anderlecht membuat penyerang dari Argentina lolos dan membuat kiper Thomas Kaminski keluar sarang.

Lavezzi berusaha menyundul bola melampaui Kaminski, namun tandukannya terlampau keras dan bola hanya melambung tipis dari mistar gawang Anderlecht.

Pada menit 16, Zlatan Ibrahimovi? mencoba berspekulasi. Namun tembakan kapten PSG dari jarak 15 meter melambung dari gawang Kaminski.

Kendati menguasai bola sebanyak 62 persen, PSG gagal memanfaatkan dominasi pada paruh pertama itu menjadi peluang emas yang berbuah gol.

Pada menit 62, Laurent Blanc coba mengamankan hasil imbang dengan memasukkan bek termahal dunia, Thiago Silva, yang menggantikan rekan senegara Thiago, Marquinhos.

Namun PSG justru kebobolan setelah Silva masuk ke arena. Pada menit 68, sodoran Sascha Kljestan membuat Demy de Zeeuw leluasa melesakkan bola dari jarak 12 meter di depan gawang PSG.

Gol De Zeeuw adalah gol pertama Anderlecht di babak penyisihan Grup C UCL, dalam empat pertandingan yang telah berlangsung.

Namun dua menit kemudian Ibrahimovi? membayar tuntas. Kapten timnas Swedia itu melesakkan bola rebound, setelah Kaminski sukses menghalau sontekan pertamanya.

Hasil imbang 1-1 bertahan hingga wasit Strahonja mengakhiri pertandingan. PSG pun kokoh bertakhta di puncak Grup C dengan suntingan 10 angka dari empat pertandingan.

Les Parisiens hanya butuh satu angka lagi untuk memastikan lolos ke 16 besar, karena Olympiacos dan SL Benfica baru mengais empat angka. Hasil itu mengerucut setelah Olympiacos menang 1-0 atas Benfica.

Anderlecht harus puas sementara berada sebagai juru kunci Grup C, sebab baru mengemas satu angka dari empat laga.