Beda Situasi Dua Persebaya

Siap Tampung Saudara

Kamis, 7 November 2013 16:33 WIB
Editor: Rawan Kurniawan
 Copyright:

Situasi kontras merentang antara Persebaya Surabaya dan Persebaya 1927. Saat Persebaya mulai menyusun kekuatan untuk menyongsong musim baru, tim 1927 tidak pasti akan bergerak ke mana.

Akibat dualisme kepengurusan PSSI dan kompetisi Liga Indonesia, perpecahan menyisakan masalah bagi sejumlah pemain. Persebaya 1927 masih terbelit masalah finansial, termasuk utang gaji pemain.

Hingga kompetisi IPL berakhir, banyak pemain belum menerima hak. Selain mencari nafkah dengan bermain di liga antarkampung (tarkam), sejumlah pemain berancang-ancang untuk pindah klub.

Kebetulan kontrak mereka di Persebaya 1927 akan berakhir pada November 2013 ini. Ketika masa depan klub runner-up IPL edisi perdana belum jelas, para pemain melihat peluang di tempat lain.

Sejumlah pemain bahkan telah menjalin komunikasi dengan tim-tim lain. Gelandang tim nasional senior, Muhammad Taufiq, konon sedang bernegosiasi dengan Persib Bandung.

Di sisi lain, Persebaya Surabaya tidak menutup peluang pemain Persebaya 1927 untuk bergabung. Direktur Sport Persebaya, Dhimam Abror Djuarit, bahkan membuka lebar kesempatan itu.

“Namun tetap harus sesuai prosedur, yakni ikuti seleksi pemain. Itu pun jika ada rekomendasi dari manager coach,” terang Dhimam mengisyaratkan kebutuhan tim akan menjadi prioritas utama.