Kostum Surabaya Persebaya musim 2014 mendatang akhirnya berganti. Pengelola Persebaya memutuskan untuk menghentikan kerjasama dengan produsen alat olahraga asal Amerika Serikat, Warrior.
PT Mitra Muda Inti Berlian (PT MMIB) selaku pengelola Persebaya memutuskan mengikat kontrak dengan produsen apparel lokal Specs.
Juara Divisi Utama musim 2013 lalu sebenarnya masih memiliki kontrak semusim dengan Warrior. Namun manajemen kecewa dengan kinerja perusahaan yang juga jadi sponsor Liverpool tersebut.
Manajemen kecewa karena perlengkapan tim seperti kostum, jaket, serta pakaian latihan tidak 100 persen tim terima. Bahkan kostum latihan Bajul Ijo baru datang saat lakoni semifinal Divisi Utama.
“Berdasarkan evaluasi manajemen, kami mengakhiri kerjasama dengan Warrior karena tidak profesional,” ucap Direktur Utama PT MMIB Diar Kusuma Putra.
“Kami sering kecewa dengan kinerja apparel menyiapkan kebutuhan perlengkapan tim. Pasokan perlengkapan yang sudah menjadi hak tim tidak 100 persen kami terima,” ujar Diar lagi.
Diar menyebutkan kesepakatan dengan Specs tercapai usai menghadiri pertemuan manajer PSSI-PT Liga Indonesia di Jakarta, beberapa waktu lalu.
“Kesepakatan dengan Specs sudah terjalin beberapa hari lalu di Jakarta. Kami akan menggenakan Specs di ISL nanti dengan nilai kerjasama sekitar Rp700 juta,” beber dia.