Tes fisik Indonesia U-19 di Kota Batu Malang menghasilkan catatan yang perlu segera mendapat pembenahan. Dokter tim, Alfan Nur Ashar, menyatakan kandungan oksigen maximal paru-paru squad turun.
"Dari 40 pemain timnas yang menjalani TC di Batu, hanya Evan Dimas yang memiliki VO2 Max tertinggi dengan angka 59,44," ujar Alfan Nur Ashar, Jumat (15/11/13), di laman Berita Jatim.
Menurut Alfan, catatan VO2 Max rata-rata pemain U-19 sebelumnya adalah 55-60. Saat menjalani pelatihan nasional di Batu, dominan anggota squad hanya membukukan 50-55.
Masih dari Alfan, tes fisik di Batu memang relatif berat karena Batu yang termasuk daerah berdataran tinggi memiliki kadar oksigen yang lebih tipis.
"Pemain juga baru saja liburan, kurangnya latihan membuat kondisi fisik menurun," imbuh Alfan Nur Ashar lagi.
Dia berharap para pemain dapat meningkatkan kandungan serapan oksigen di paru-paru sebanyak-banyaknya. “Jika pemain memiliki nilai VO2 Max 55, dia harus bisa naik hingga 60 dan seterusnya," tandas Alfan.