Komisi disiplin (komdis) akan memanggil Bontang dan PSLS pada pekan depan untuk pemeriksaan terkait dugaan pengaturan skor pertandingan playoff Liga Primer Grup K di Stadion Bumi Kartini, Jepara.
Ketua komdis Hinca Pandjaitan menjelaskan pemeriksaan berdasarkan analisa rekaman pertandingan dan keterangan dari perangkat pertandingan, pemain, pelatih, manajer hingga staf klub.
“Seluruh rekaman pertandingan sudah diperiksa. Seluruh perangkat pertandingan yang bertugas di Jepara sudah diminta keterangan,” kata Hinca Pandjaitan di Jakarta, Sabtu (16/11/13).
Komdis sudah menemukan titik terang berdasarkan pengakuan perangkat pertandingan yang mengaku merasakan kejanggalan saat memimpin duel PSLS dan Bontang.
“Pada hari Rabu, kami memanggil elemen PSLS. Esoknya memanggil Bontang. Dari pihak klub dipanggil manajer, pelatih dan pemain yang berkaitan di bangku cadangan,” jelas Hinca.
Hinca memastikan pemain, pelatih, manajer hingga staf klub yang terbukti melakukan pengaturan skor dan hasil pertandingan akan terkucil dari aktivitas sepakbola nasional.