Pada kesempatan itu, Yorke beserta tim pelatih United Junior banyak berbagi tips-tips kebugaran dan bagaimana menjaga kondisi tubuh agar tetap fit saat bermain. Coach RD antusias mengikutinya.
“Satu hari yang bahagia bagi pelaku sepakbola di Indonesia, karena bisa sharing dengan staf pelatih MU dan Dwight Yorke” ujar RD.
Menurut RD, dirinya salut dan memuji kondisi fisik Yorke yang tetap prima di umur yang sudah menua. Pelatih pelontos ini mengajak anak asuhnya untuk mencontoh usaha di balik stabilnya stamina Yorke.
“Agar pemain tau apa yg harus dilakukan. Dwight Yorke tidak pernah hangout, minum-minuman (alkohol), dan ini jadi contoh yang baik untuk pemain U-23” jelas anggota TNI aktif ini.
Filosofi sepakbola Manchester United, ujar RD, menekankan kualitas bermain yang tinggi. Teknik latihan tidak bertumpu pada individual pemain, melainkan kolektifitas tim dan penguatan mental.
“Kita senang karna filosofi di MU tidak mengandalkan kualitas individual, tapi faktor mental jadi faktor penting disana” tandasnya.
Filosofi bermain yang mengandalkan kolektifitas, menurut RD, cocok untuk pemain Indonesia yang tidak memiliki postur tubuh jangkung. Strategi ini juga fokus pada position play yang ia gemari.
“Filosofi ini cocok untuk pemain Indonesia yang tidak tinggi tapi memiliki kecepatan yang baik. Kita juga Tanya program latihan di MU” sambungnya.