Rencana Dirikan Klub MLS

Diskusi Beckham & LeBron

Selasa, 19 November 2013 14:59 WIB
Editor: Daniel Sasongko
 Copyright:

LeBron James dan David Beckham telah saling berdiskusi seputar ide pendirian klub waralaba MLS di Miami. Selasa (19/11/13), WIB, James mengakui pembicaraan itu terjadi seusai latihan rutin Miami Heat, Senin 18 November 2013.

“Ada ketertarikan dari kedua pihak. David telah menjadi kawan baik saya dalam beberapa tahun terakhir. Sebuah hal hebat bagi kota ini (Miami) saat memiliki tim sepakbola,” sebut James yang terlansir AP.

Pada periode 1998-2001, Miami –tepatnya Florida Selatan—pernah memiliki klub sepakbola, Miami Fusion, yang bermarkas di Fort Lauderdale.  Manajemen menutup bisnis klub itu karena sepi penonton.

Di lain pihak, LeBron James memiliki kedekatan dengan sepakbola, bukan karena Beckham. Pemain Terbaik NBA empat kali itu punya sedikit kepemilikan saham di Liverpool, karena bisnis dia dengan Fenway Sports Management, pemilik The Reds.

“Riset masih terus berlangsung. Sepertinya butuh biaya besar. Tapi, Anda tak akan pernah tahu apa yang akan terjadi. Saya kira kota ini sangat cocok untuk sebuah tim sepakbola,” sebut James lagi.

Dalam beberapa pekan terakhir, Beckham tengah meninjau sejumlah lokasi di Miami. Kunjungan itu adalah yang kedua di Miami dan Beckham juga tengah mencari investor.

Beckham berhak membayar 25 juta dolar AS atau sekitar Rp290,175 miliar (kurs Rp11.607) untuk memulai ekspansi klub waralaba MLS.

Namun, ayah empat anak itu sadar benar biaya besar yang harus keluar, setelah membayar ratusan miliar rupiah. Beckham haris memilikirkan biaya konstruksi stadion, perekrutan pemain, dan juga persetujuan liga.

“Olahraga yang intens. Anak-anak saya sangat menyukai. Tapi, saya tumbuh di mana saya sepenuhnya paham apa yang terjadi ketika saya menyaksikan semua,” tukas James.

“Saya tumbuh dengan ketertarikan besar ketika menyaksikan sebuah pertandingan dan mempelajari orang-orang yang terlibat di dalamnya,” tandas pria berjuluk King James tersebut.