Saat bertemu di perempatfinal Piala Dunia 1966, manajer Inggris menyebut para pemain Argentina sebagai animal karena bermain kasar. Alf Ramsey mungkin berlebihan sesudah timnya menang 1-0.
Tapi kisah buruk masa lalu tidak lenyap begitu saja. Sampai sekarang, pertandingan sering berjalan dengan permainan keras dan menjurus kasar di Liga Argentina, terutama di kompetisi level bawah.
Dua Tekel Aneh
Di Primera B atau Divisi Kedua, seorang pemain klub Crucero del Norte bahkan bisa melakukan tekel terhadap sepasang penyerang lawan. Federico Rosso menjatuhkan dua pemain Boca Unidos.
Pelanggaran di pinggir petak penalti Crucero berakibat sanksi kartu kuning untuk Rosso. Timnya juga menerima hukuman tendangan bebas meski tidak kebobolan. Mereka justru menang telak 6-0.
Beda dengan Boca Unidos, Boca Juniors tidak kalah saat mendatangi rival besar, Argentinos Juniors. Dua tim bernama Juniors bermain tanpa gol di Stadion Diego Armando Maradona, September 2013.
Boca kehilangan peluang membuat gol ketika gelandang Argentinos, Gaspar Íñiguez, menjegal bek sayap Cristian Erbes. Menit 89, Íñiguez melakukan tekal dengan cara tak masuk akal, dengan kepala!
Erbes terjatuh. Íñiguez mengalami cedera dan kesakitan. Tapi wasit tak menggubris dan langsung mengacungkan kartu kuning meski Boca tak bisa memanfaatkan free-kick menjadi gol. Skor 0-0.
Syukur bahwa permainan keras tidak menjalar hingga ke bangku penonton. Sebab dari tahun ke tahun, Argentina sibuk mengatasi perkelahian antarsuporter atau fans terhadap petugas keamanan.
Kampanye Lionel Messi
Lantaran prihatin dengan perkembangan sepakbola Argentina, Lionel Messi melakukan kampanye. Kapten tim nasional yang sedang cedera mengajak masyarakat untuk bersikap antikekerasan.
Dalam iklan kampanye keluaran Yayasan Lionel Messi, Leo Messi tampak mengeluarkan air mata untuk menunjukkan kerisauannya pada kekerasan. Muncul pula ungkapan “tak ada yang menang”.
Jargon yang tertulis di film setara dengan peribahasa Indonesia “menang jadi arang, kalah jadi abu”. Kekerasan sepakbola memang merupakan persoalan universal di mana pun, termasuk Argentina.